SuaraJogja.id - Warga Kelurahan Terban, Kemantren Gondokusuman, Kota Jogja digegerkan dengan ular jenis sanca kembang sepanjang empat meter, Senin (9/5/2022). Warga bernama Suhardani mengetahui kemunculan ular saat dirinya akan beristirahat.
Kepala Damkar Kota Yogyakarta, Octo Noor Arafat menjelaskan bahwa kemunculan ular tersebut diketahui sekitar pukul 02.30 WIB.
"Betul seekor ular jenis sanca kita amankan dari laporan warga Terban," ujar Octo dihubungi wartawan, Senin.
Octo belum bisa memastikan dari mana Ular Sanca itu masuk ke rumah warga. Namun mengetahui adanya kondisi yang membahayakan, petugas Damkar Jogja langsung melaukan asesmen.
Terpisah, Anggota Operasional Damkar Kota Yogyakarta, Marendra Asmoro Seto mengatakan usai mendapat laporan warga, tim Damkar tiba lima menit setelahnya.
"Sampai di rumah itu, ular sudah terlihat separuhnya. Ketika petugas akan menangkap kepalanya, ular itu menyerang. Selain itu posisi ular berada tinggi di sekitar atap rumah," terang Mahendra.
Ia menerangkan, petugas berupaya untuk menarik perlahan tubuh ular agar tidak terkejut. Terdapat satu petugas yang bersiap menangkap kepala ular agar tidak berontak dan melilit tangan petugas.
"Akhirnya berhasil kita tangkap," terang dia.
Lebih lanjut, ular jenis sanca kembang itu sudah diserahkan ke Komunitas Exalos. Nantinya akan direhabilitasi.
Baca Juga: Libatkan 12 Unit Damkar, Pemadaman Kebakaran di Gudang Triplek Sleman Sempat Sulit Dilakukan
"Sudah kami serahkan ke Exalos Jogja, nanti akan direhab oleh meraka kemudian dirilis," ujar dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Sepatu Adidas Diskon 60 Persen di Sports Station, Ada Adidas Stan Smith
- Kronologi Lengkap Petugas KAI Diduga Dipecat Gara-Gara Tumbler Penumpang Hilang
- 5 Moisturizer dengan Alpha Arbutin untuk Memudarkan Flek Hitam, Cocok Dipakai Usia 40-an
- 7 Sabun Muka Mengandung Kolagen untuk Usia 50-an, Bikin Kulit Tetap Kencang
- 15 Merek Ban Mobil Terbaik 2025 Sesuai Kategori Dompet Karyawan hingga Pejabat
Pilihan
-
Airbus Umumkan A320 Bermasalah, Kemenhub Sebut 38 Pesawat di RI Kena Dampak
-
Polemik RS dr AK Gani 7 Lantai di BKB, Ahli Cagar Budaya: Pembangunan Bisa Saja Dihentikan
-
KGPH Mangkubumi Akui Minta Maaf ke Tedjowulan Soal Pengukuhan PB XIV Sebelum 40 Hari
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
BRI Sabet Penghargaan Bergengsi di BI Awards 2025
Terkini
-
Malaysia Healthcare Expo 2025 Berlangsung di Yogyakarta, Hadirkan 14 Rumah Sakit Terkemuka
-
Film 'Siapa Dia' Momentum Transformasi LSF dari Lembaga Sensor Jadi Lembaga Klasifikasi Umur
-
Haruskan Kasus Tumbler Hilang Berakhir dengan Pemecatan Pegawai?
-
Gagal Pindah! Lahan Sekolah Pengganti SD Nglarang Ternyata Lahan Sawah Dilindungi
-
Program Barter Sampah Rumah Tangga di Jogja: Dapat Sembako dari Beras hingga Daging Segar