SuaraJogja.id - Reruntuhan perbukitan batu di Provinsi Sichuan, China barat daya, telah menyebabkan lima warga tewas, demikian dinyatakan otoritas setempat, Selasa.
Bencana itu, yang terjadi di salah satu desa di Kabupaten Rongxian, Provinsi Sichuan, pada Senin (9/5), pukul 02.30 waktu setempat (01.30 WIB), menyebabkan lima orang hilang.
Otoritas setempat segera mengirimkan tim SAR menuju lokasi untuk melakukan pencarian para korban yang hilang itu.
Operasi pencarian diakhiri begitu jasad korban terakhir ditemukan pada tengah malam tadi, kata otoritas Rongxian.
Penduduk desa yang bermukim di sekitar kawasan perbukitan batu yang longsor telah dievakuasi.
Penyelidikan atas penyebab bencana tersebut terjadi sampai sekarang masih berlangsung, ujar otoritas Kabupaten Rongxian sebagaimana dikutip media setempat yang berafiliasi dengan Partai Komunis China (CPC).
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
Terkini
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!
-
Serahkan Persoalan Tiyo ke Ranah Pribadi, Mahasiswa UGM Tegaskan Aksi Protes akan Terus Berlanjut
-
Usai Ricuh Forum GIK, Mahasiswa UGM Sebut Demokrasi Indonesia Telah Mati