SuaraJogja.id - Reruntuhan perbukitan batu di Provinsi Sichuan, China barat daya, telah menyebabkan lima warga tewas, demikian dinyatakan otoritas setempat, Selasa.
Bencana itu, yang terjadi di salah satu desa di Kabupaten Rongxian, Provinsi Sichuan, pada Senin (9/5), pukul 02.30 waktu setempat (01.30 WIB), menyebabkan lima orang hilang.
Otoritas setempat segera mengirimkan tim SAR menuju lokasi untuk melakukan pencarian para korban yang hilang itu.
Operasi pencarian diakhiri begitu jasad korban terakhir ditemukan pada tengah malam tadi, kata otoritas Rongxian.
Penduduk desa yang bermukim di sekitar kawasan perbukitan batu yang longsor telah dievakuasi.
Penyelidikan atas penyebab bencana tersebut terjadi sampai sekarang masih berlangsung, ujar otoritas Kabupaten Rongxian sebagaimana dikutip media setempat yang berafiliasi dengan Partai Komunis China (CPC).
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!
-
Seni Jathilan 'Gemparkan' Pasar Ngijon, Ketika Budaya Gerakkan Roda Ekonomi
-
Harda Tak Soal Isu Kenaikan Gaji Kepala Daerah, Jamin Tak Ada PHK PPPK
-
Pedagang Bendera Musiman di Jogja Gigit Jari, Instansi Pilih Stok Lama
-
Ramai-ramai Pasang Pagar Tinggi, Pakuwon Mall Jogja Tepis Isu demi Keamanan