Langkah lainnya, memperkuat peran dan kelembagaan Jaga Warga.
Kapolsek Prambanan Kompol Rubiyanto menyatakan, APS dan FAS tersangka penjual miras pembawa maut, diketahui merupakan penjual rosok.
"Namun kami kemudian mendapat laporan dari masyarakat, sekitar awal puasa, bahwa di wilayah tersebut ada yang minum-minum. Kami tidaklanjuti laporan itu," terangnya, Jumat (20/5/2022).
Lewat upaya pengembangan informasi, didapati bahwa tersangka pasutri tersebut mendapat suplai miras dari Bekonang, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Petugas kepolisian mengetahui bahwa pasutri tersebut tinggal mengontrak pada sebuah rumah, di padukuhan Gangsiran, kalurahan Madurejo.
Sebelumnya diberitakan, Polres Sleman merilis informasi, perihal adanya tiga warga Sleman meninggal dunia usai mengonsumsi minuman keras oplosan, Kamis (19/5/2022).
Ketiganya tewas usai mengonsumsi miras oplosan yang diduga dijual oleh pasutri APS (43) dan FAS (50). Pasutri ini beralamat di Kalurahan Madurejo.
Kasatreskrim Polres Sleman AKP Rony Prasadana menuturkan, tiga orang warga Sleman, masing-masing AA (42) warga Prambanan, STR (42) dan TRY warga Berbah meninggal dunia. Usai mengonsumsi miras, pada Rabu (18/5/2022) dini hari.
Minuman tersebut dibeli dengan sistem COD, lanjut Rony. Tak lama setelah mengonsumsi minuman tersebut, satu orang meninggal dunia. Satu kritis dan satu orang lagi dilarikan ke RSUD Prambanan.
Baca Juga: Pesta Miras Oplosan di Hari Pertama Ramadhan, Setelahnya Dua Pemuda Sidoarjo Tewas Beriringan
"Akhirnya, ketiga orang itu meninggal dunia," ujar dia.
Kasus ini masih ditelusuri pihak Kepolisian, karena tidak menutup kemungkinan masih ada korban lainnya atau pelaku lain yang terlibat.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Mandala Krida Terkendala Status Hukum, Erick Thohir Siap Jembatani Pemda dan KPK
-
Sukses Bikin Merinding, '402: Rumah Sakit Angker Korea' Jadi Kandidat Horor Terseram Tahun Ini
-
Prabowo Dampingi PM India Narendra Modi Beribadah di Prambanan, 2.690 Personel Gabungan Siaga Penuh
-
Rekonstruksi Pembunuhan di Depan SMA 3 Jogja Digelar, Empat Orang Masih DPO
-
Perpres Cap LGBTQ Ancaman Nonmiliter, Dinsos DIY Belum Lakukan Penindakan, Fokus Perkuat Keluarga