SuaraJogja.id - Sebanyak empat remaja diamankan oleh Polsek Gondokusman pada Sabtu (21/5/2022). Keempat remaja itu berinisial AS, FA, WY, dan GP.
Sebelumnya, beredar video berdurasi 44 detik di Twitter yang menunjukkan remaja mendapat bogem mentah dari sejumlah warga. Tak hanya itu, satu remaja mendapat tendangan dari warga yang mengamankan mereka.
Kapolsek Gondokusuman Kompol Surahman membenarkan kejadian tersebut. Para remaja yang diamankan itu ternyata berasal dari Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.
"Mereka asli warga Klaten," ujarnya, Minggu (22/5/2022).
Dijelaskan, insiden berawal ketika empat orang remaja itu baru pulang dari lokalisasi di Pasar Kembang (Sarkem). Mereka menggeber kendaraannya serta menurunkan standar sepeda motornya ke aspal hingga timbul percikan api.
Kepada polisi mereka mengaku melakukan itu hanya untuk bersenang-senang. Namun, aksinya diketahui oleh personel Sabhara Polda DIY yang tengah patroli.
"Total ada dua sepeda motor yang dikendarai dan kebetulan bertemu dengan personel Sabhara Polda DIY di Jalan Colombo," ungkap dia.
Alhasil sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dengan empat remaja itu. Lalu sesampainya di Jalan Laksda Adisucipto, Demangan rombongan pemuda itu pun tertangkap.
"Warga yang kesal akhirnya menghakimi mereka karena telah berbuat keributan," ujarnya.
Baca Juga: Lestarikan Seni Pedalangan, Jogja Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja
Selanjutnya mereka dibawa ke Polsek Gondokusuman guna keperluan pemeriksaan. Setelah diperiksa tidak ditemukan adanya tanda-tanda dan barang bukti yang mengarah pada tindakan melanggar hukum.
"Semuanya kami periksa tapi tidak ada yang membawa senjata tajam maupun minuman keras. Surat-surat kendaraan juga semua lengkap sehingga kami lepas," paparnya.
Mereka akhirnya membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.
Berita Terkait
-
Lestarikan Seni Pedalangan, Jogja Gelar Festival Dalang Anak dan Remaja
-
Tatap Mata Ibu Ahmad Dhani Bertemu Maia Disorot, Polisi Amankan Rombongan Pemuda di Gondokusuman
-
Jangan Jadi Cewek Cupu!: Menggali Bakat dan Prestasi di Usia Remaja
-
Bentrok di Kota Jenin, Tentara Israel Tembak Seorang Remaja Palestina
-
Pandemi, Anak dan Remaja Kesulitan untuk Mengembangkan Talenta di Bidang Seni
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam