SuaraJogja.id - Sebagai upaya mensyukuri nikmat Tuhan yang telah diberikan kepada bangsa Indonesia, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi mengajak para generasi muda atau pemuda untuk terus menjaga kelestarian alam.
Dalam keterangan tertulis BPIP yang diterima di Yogyakarta, Senin, ajakan tersebut diwujudkan dalam aksi lingkungan dengan menanam mangrove bersama para pemuda, mahasiswa dan kelompok sadar wisata di Desa Wisata Hutan Mangrove Dusun Baros, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
"Dalam rangka kita bersyukur kepada Tuhan akan potensi alam yang indah dan penuh berkah ini, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional ini kita berupaya terus menjaga kelestarian alam. Kita berterima kasih kepada pahlawan yang juga telah memperjuangkan kehidupan kita dan generasi selanjutnya," katanya.
Melalui aksi tersebut, Kepala BPIP juga menekankan akan terus berkolaborasi dengan para pemuda desa dan mahasiswa untuk menggelar aksi-aksi lingkungan yang lebih luas lagi, sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup bangsa kini dan generasi selanjutnya.
Selain mendorong pelestarian alam, kata dia, upaya tersebut juga menciptakan efek dalam mengurangi emisi CO2, mengembangkan pariwisata berkelanjutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui ekowisata hutan mangrove, serta strategi jangka panjang ketahanan iklim yang ditargetkan pemerintah pada tahun 2050.
"Selain berfungsi mengurangi emisi gas CO2, mangrove juga berfungsi sebagai pemecah gelombang laut secara alami dan menambah ruang terbuka hijau di sepanjang pantai," katanya.
Yudian juga mengatakan akan terus mengawal ketahanan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat, diantaranya melalui Program Ekonomi Pancasila dan KKN Pancasila.
"Program tersebut diharapkan dapat mendorong laju ketahanan ekowisata Dusun Baros serta menggerakkan para pemuda agar terus konsisten dalam menjaga habitat sebagai kelangsungan hidup makhluk hidup," katanya.
Pada kesempatan itu, BPIP juga melakukan pemusatan Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) di Dusun Baros, diklat yang diikuti para pemuda desa dan organisasi mahasiswa daerah mengusung tema "Mendekatkan Diri Dengan Lingkungan, Merapatkan Diri Dengan Masyarakat".
Baca Juga: Harus Gunakan Bahan Ramah Lingkungan, UMKM Diminta Berperan Lestarikan Alam
Kepala BPIP juga mengajak para pemuda untuk menjadi penggerak kebiasaan baru masyarakat, sehingga generasi Indonesia kembali tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan alamnya. "Ini merupakan bagian nyata dari jiwa gotong royong pemuda," katanya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Harus Gunakan Bahan Ramah Lingkungan, UMKM Diminta Berperan Lestarikan Alam
-
Refleksi Kinerja, Kepala BPIP Tekankan Pentingnya Peningkatan Kepercayaan Publik
-
Sambut Gagasan BPIP, UIN Sunan Kalijaga Jogja Siap Gelar KKN Pancasila
-
BPIP Usul Kenalkan Pancasila di Pendidikan Formal, Sudah Kirimi Presiden Bahan Ajar
-
Pemahaman dan Nilai-Nilai Pancasila Harus Disampaikan dengan Metode Kekinian
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya