SuaraJogja.id - Proyek perbaikan Jalan Gito-Gati di Sleman mulai dikerjakan. Dalam tahap awal ini masih baru akan dilakukan pemotongan sejumlah pohon terlebih dulu di sepanjang ruas jalan yang bakal diperbaiki nanti.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (PUP-ESDM) DIY, Kwaryantini Ampeyani Putri menuturkan dimulainya proyek itu ditandai dengan ditutupnya ruas Jalan Gito-gati. Penutupan sendiri terhitung mulai 23 Mei kemarin hingga 13 Juni 2022 mendatang.
"Iya ini sekarang baru mulai tapi baru pemotongan pohonnya saja. Penutupan 23 Mei sampai 13 Juni ini hanya untuk pekerjaan persiapan saja, pemotongan pohon," kata Kwaryantini saat dihubungi awak media, Selasa (24/5/2022).
Penutupan sementara jalan Gito-gati itu dimulai pada pukul 09.00 hingga 15.00 WIB setiap harinya, sehingga masyarakat diimbau untuk mencari jalan lain di saat penutupan tersebut berlangsung.
Pekerjaan awal yang berlangsung selama tiga pekan ke depan itu memang baru akan berfokus pada penebangan pohon saja. Tercatat ada 118 batang pohon yang berada di ruang milik jalan yang akan ditebang.
"Memang masih tahap awal. Dalam rangka untuk pemotongan pohon, kan pohon di situ banyak sekarang. Ini termasuk persiapan, hanya khusus untuk pemotongan pohonnya saja," jelasnya.
Sebelumnya memang tidak sedikit pengendara kendaraan bermotor yang harus ekstra berhati-hati ketika melewati ruas Jalan Gito-gati di Sleman. Pasalnya, sebelum diproyek perbaikan ini dilakukan kondisi jalan masih rusak dan berlubang.
Kerusakan itu diperparah saat kondisi hujan deras. Sebab banyak lubang di jalan yang kemudian tergenang air dan tidak terlihat.
Padahal saat sore hari jalan yang bersinggungan dengan Jalan Magelang itu ramai untuk lalu lalang kendaraan bermotor. Kondisi itu yang dianggap kemudian membuat lubang-lubang di jalan itu semakin lebar dan membahayakan.
Baca Juga: Hati-hati Ada Perbaikan Jalan Tol Bakter, Satu Jalur Ditutup
Kerusakan di Jalan Gito-gati itu diketahui sudah berlangsung cukup lama. Walaupun sudah beberapa kali dilakukan penambalan, tetapi tetap saja jalan rusak lagi.
Berita Terkait
-
Hati-hati Ada Perbaikan Jalan Tol Bakter, Satu Jalur Ditutup
-
Pemprov Kalbar Anggarkan Rp 13,8 Miliar untuk Peningkatan Jalan Provinsi Siduk-Sukadana
-
Hari Ini Jalan Dewi Sartika Kota Depok Bakal Ditutup, Arus Lalin Dialihkan ke Jalur Ini
-
Awas Macet, Ada Perbaikan Jalan di Tol Jakarta-Cikampek, Catat Tanggal dan Lokasinya
-
Waspada, Seorang Perempuan Jadi Korban Pelecehan Seksual di Jalan Gito-gati Sleman
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Gengsi Maksimal, Dompet Santai! 4 Mobil Bekas Harga Rp60 Jutaan yang Bikin Melongo
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan