SuaraJogja.id - Usai ajang SEA Games ke-31, Shin Tae-yong mengatakan jika komposisi pemain yang akan mengisi skuad Garuda Indonesia pada Kualifikasi Piala Asia dan Piala AFF mayoritas diisi oleh pemai-pemain yang berlaga sewaktu SEA Games 2021 di Hanoi, Vietnam.
Diketahui jika agenda terdekat Timnas Indonesia adalah ajang Kualifikasi Piala Asia pada Juni mendatang. Selain itu, ada juga ajang sepak bola bergengsi wilayah Asia Tenggara yakni Piala AFF 2022 yang akan diselenggarakan Desember akhir tahun ini.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong mengkonfirmasi jika komposisi pemain di dua ajang yang akan datang tak jauh berbeda dengan skuad yang dibawa ke Vietnam untuk berlaga di SEA Games kemarin.
"AFF [2022] dan Kualifikasi [Piala Asia 2023] itu hampir sama dengan sekarang," ucap Shin Tae-yong.
Shin Tae-yong mengatakan jika saat ini Egy Maulana Vikri dkk. diberi waktu untuk istirahat sejenak seusai membawa nama Indonesia di SEA Games cabang olahraga sepak bola.
"Diberikan istirahat sejenak [setelah SEA Games 2021 ini]," ujarnya.
Pelatih berkebangsaan Korea Selatan tersebut mengungkapkan jika selesai masa istirahatnya, para pemain akan langsung melakukan pemusatan latihan untuk mempersiapkan tim dalam menghadapi kualifikasi di Kuwait.
"Dan langsung mulai TC [pemusatan latihan] untuk mempersiapkan kualifikasi di Kuwait," ungkap pelatih asal Korea Selatan itu.
Karena belum ada nama-nama pemain yang akan mengikuti pemusatan latihan dekat-dekat ini, membuat netizen mulai berspekulasi mengenai siapa saja yang akan masuk TC proyeksi Kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait.
Baca Juga: 5 Hits Bola: Butuh Hasil, 3 Striker yang Perlu Dicoba Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia
"Arhan kenapa ga ikut aja si, di sana udah main belum yah? Kn kalo arhan ikut jadi memperkuat memperkuat timnas juga. (arhan, dewa, egy, witan, asnawi, nadeo)," ungkap salah seorang netizen.
"Keluar = rio fahmi, jauhari, Masuk = arhan sandy walsh jordi amat elkan baggot," kata netizen yang lain.
"Pemain masuk : Nadeo, Evan Dimas, Irfan Jaya, Sandy walsh, Jordi amat, Shayne Pattynama, Elkan baggot," ucap netizen satunya.
"Kalau Banyak yg diganti ya sama aja mulai dr 0, dan TC² kmren pun kurang berguna apalagi kimia antar pemain, Lagian Piala asia udh dekat kalo banyak pemain yg dirombak itu udh ga cukup persiapannya," ucap netizen lainnya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Tatap Kualifikasi Piala Asia 2023, Bek Malaysia Minta Lupakan Mimpi Buruk dari Timnas Indonesia di Piala AFF 2020
-
Lini Depan Mandul, Ini 5 Striker Ganas yang Bisa Jadi Opsi Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia 2023
-
3 Pemain Naturalisasi Segera Gabung, Ini Prediksi Line Up Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Asia 2023
-
3 Pilihan Bek Kiri yang Bisa Jadi Opsi Shin Tae-yong di Kualifikasi Piala Asia 2023
-
Hadapi Timnas Indonesia di FIFA Matchday, Bangladesh Lakukan Persiapan Matang
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!