Isa menuturkan peringatan hari hipertensi sedunia yang ditetapkan WHO itu bukan tanpa alasan. Pasalnya sudah lebih dari satu dekade hipertensi selalu mewarnai kunjungan rumah sakit.
"Hipertensi berkontrubisi besar dalam menyebabkan kompilkasi penyakit tidak menular seperti jantung koroner dan stroke," kata Isa.
Lebih lanjut, berdasarkan data dari WHO sebanyak 41 juta jiwa meninggal setiap tahun akibat penyakit tidak menular tersebut. Di Indonesia penyakit tidak menular bahkan masuk 5 besar penyebab kematian.
Mengacu pada data Kemenkes di tahun 2020 BPJS kesehatan menghabiskan Rp17,05 triliun untuk membiayai penyakit tidak menular. Selain beban pembiayaan tinggi, komplikasi akibat hipertensi yang tidak terkendali juga mengakibatkan turunnya produktivitas penderita.
Baca Juga: Program MATA HATI Dinkes Sleman Diapresiasi Kemenkes RI, UNFPA hingga Kedubes Kanada
"Untuk Kabupaten Sleman hingga tahun 2021 hipertensi menjadi data kunjungan paling banyak dalam 10 besar kunjungan masyarakat di fasyankes," ujarnya.
Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menggelar Seminar Hipertensi dengan mengambil tema 'Cegah dan Kendalikan Hipertensi dengan Tepat untuk Hidup Sehat Lebih Lama'.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat untuk melakukan pencegahan dan pengendalian hipertensi yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Serta masyarakat dihimbau untuk rutin mengukur tekanan darah minimal satu bulan sekali secara mandiri atau di faskes kesehatan.
Berita Terkait
-
Pesona Vincent Rompies Pakai Gamis Jadi Sorotan, Bentar Lagi Jadi Tren?
-
Pesona Katun Bolong yang Lagi Tren, Dipakai Aurel Hermansyah hingga Mikha Tambayong saat Lebaran
-
Tren Girl Canon Events: Sarana Refleksi Perjalanan Hidup Perempuan
-
Konsumerisme dalam Tren Baju Lebaran 2025
-
Waspada Penyakit Ginjal! Ini Tanda-Tanda yang Muncul di Kulit
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Harga Kebutuhan Pokok di Kota Yogyakarta Seusai Lebaran Terpantau Stabil
-
Tiga Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, Satu Masih Hilang
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo