SuaraJogja.id - Bek sayap Liverpool Trent Alexander-Arnold mengatakan dirinya merasa spesial karena memiliki peluang untuk menjuarai dua Liga Champions pada usianya yang masih belia dalam menghadapi Real Madrid di partai final di Stadion Parc des Princes, Paris, Sabtu malam waktu setempat.
Dikutip dari situs resmi klub, Sabtu, hal ini tentu bukan hanya spesial untuk Trent Alexander-Arnold, melainkan bagi semua orang yang memiliki kesempatan tersebut.
Oleh sebab itu, Trent memiliki ambisi untuk mewujudkan hal tersebut dan akan memberikan segalanya agar bisa mengangkat piala Liga Champions keduanya pada usia 23 tahun.
Sebelumnya, Trent mampu memenangkan gelar Liga Champions pertama ketika berusia 20 tahun, ketika Liverpool memenangkan partai final menghadapi Tottenham Hotspur dengan skor 2-0 pada musim 2018-2019.
Baca Juga: Liverpool vs Real Madrid: Pertarungan Tiga Lini Penentu Gelar Liga Champions
"Ada banyak, banyak legenda pertandingan yang tidak memiliki peluang ini, jadi berada di sini adalah hak istimewa bagi saya, tetapi saya pikir tidak perlu dikatakan lagi kami memiliki lawan kelas dunia yang menghalangi kami besok sebagai tim," kata Trent.
Pemain asal Inggris ini mengatakan, dirinya tidak menganggap laga menghadapi Real Madrid merupakan 'pertandingan besar seperti biasanya' karena ini adalah partai spesial.
Menurutnya ada beberapa pikiran dalam dirinya terhadap laga ini dan seluruh tim bekerja keras jelang pertandingan agar dapat mengambil langkah lebih jauh.
"Jadi, bagi kami, tidak, kami senang berada di sini. Saya pikir kami merasa kami pantas berada di sini. Kami tidak sampai di sini karena keberuntungan. Kami menjalani pertandingan yang sulit. Kami menjalani fase grup yang sangat sulit, dan sejauh ini kami mampu mengalahkan semua lawan kami," terang Trent.
"Tapi, seperti yang saya katakan sebelumnya, ada satu permainan lagi; pertandingan terakhir musim ini bagi kami sebagai tim dan sebagai klub," sambung dia.
"Ini adalah pertandingan spesial, ini adalah pertandingan yang semua orang ingin mainkan, ini adalah kompetisi khusus, ini adalah pertandingan musim ini. Jadi, berada di sini itu bagus, tetapi untuk menang itu akan lebih baik," jelas Trent.
Partai Final Liga Champions antara Liverpool vs Real Madrid bakal dihelat Minggu (29/5/2022) pukul 02.00 WIB. Laga tersebut menjadi tensi panas bagi kedua klub untuk bertarung merebutkan Si Kuping Besar.
Sebelumnya Liverpool pernah bertemu Real Madrid pada ajang yang sama 2018 silam. Pertandingan tersebut dimenangkan oleh Real Madrid dengan skor 3-1. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Arnet Slot Tak Terpengaruh dengan Rumor Alexander-Arnold ke Real Madrid
-
Mengupas Kesiapan Gen Z Menghadapi AI di Dunia Kerja: Ancaman Atau Peluang?
-
Peluang Ester Melaju ke Partai Puncak Ruichang China Masters 2025
-
5 Peluang Karir Bagi Perempuan di Bidang Teknologi yang Paling Banyak Diminati
-
Peluang Kerja Python Developer Freelance, Gaji hingga Rp125 Juta per Tahun?
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi