SuaraJogja.id - Setelah berhasil meluncurkan rudal balistik antarbenua bernama Sarmat pada April 2022 lalu, Rusia kembali melakukan uji tembak rudal jelajah bernama Zircon.
Rudal yang masuk dalam kategori rudal jelajah hipersonik itu mampu meluncur sejauh 1.000 kilometer.
Rudal tersebut ditembakkan dari Laut Barents dan mengenai sasaran di Laut Putih, kata Kementerian Pertahanan setempat.
Video yang dirilis kementerian itu memperlihatkan rudal sedang diluncurkan dari sebuah kapal dan melesat ke langit.
Presiden Vladimir Putin menggambarkan Zircon sebagai bagian dari generasi baru sistem persenjataan yang tak tertandingi.
Rudal hipersonik mampu melesat sembilan kali kecepatan suara dan Rusia sebelumnya telah menguji Zircon dari kapal perang dan kapal selam tahun lalu.
Militer Rusia mengalami kerugian besar sumber daya manusia dan peralatan selama tiga bulan invasi di Ukraina, tetapi masih melakukan uji coba senjata tingkat tinggi untuk mengingatkan dunia tentang kehebatan Moskow dalam teknologi rudal.
Bulan lalu Rusia menguji coba rudal antarbenua berkemampuan nuklir yang baru, Sarmat. Rudal itu mampu membawa 10 atau lebih hulu ledak dan bisa menjangkau Amerika Serikat.
Mengulik sedikit spesifikasi Sarmat, rudal balistik antarbenua itu berbahan cair yang menggantikan SS-1 Satan International Ballistic Missile (ICBM).
Baca Juga: Banyak Korban dari Perang Ukraina-Rusia, Muhaiman Soroti Nasib Pengungsi
Memiliki nama RS-28 Sarmat, rudal ini dikemabangkan pada 2000 tahun lalu. Prototipe rudal pertamanya selesai pada 2015 lalu. Selanjutnya dilakukan uji ejeksi silo pada Desember 2017.
Pada 2018, tes ejeksi silo diketahui berhasil dan pada tahun yang sama, rudal jenis itu dipesan sebanyak 50 rudal. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Rusia Usir Diplomat Kroasia karena Beri Bantuan Militer ke Ukraina
-
Banyak Korban dari Perang Ukraina-Rusia, Muhaiman Soroti Nasib Pengungsi
-
Dampak Invasi Rusia dalam Keberlangsungan Komoditi Gandum Serbia
-
Daftar Lengkap Negara Anggota NATO dan Peran Mereka dalam Perang Ukraina
-
Jerman Menolak Ukraina Didikte Vladimir Putin
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026
-
Jangan Lewatkan! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Segera Dibagikan ke Pemegang Saham
-
Hujan Deras dan Jalan Licin, Mahasiswa di Sleman Alami Kecelakaan Tunggal hingga Masuk Jurang
-
Segini Biaya Kuliah Teknik UGM 2026, Bisa Tembus Rp30 Juta Lebih! Ini 7 Faktanya