SuaraJogja.id - Timnas Indonesia akan mengawali laga perdananya di ajang Kualifikasi Piala Asia dengan menghadapi Kuwait pada Rabu (8/6/2022) pukul 23.15 WIB. Pertandingan akan berlangsung di Jaber Al-Ahmed International Stadium, Kuwait.
Dalam persiapannya selama di Kuwait, skuad Garuda di bawah tangan dingin Shin Tae-yong berjalan kurang baik, pasalnya Asnawi Mangkualam dkk harus beradaptasi dengan suhu yang lebih panas daripada suhu di Indonesia.
Di tengah porses adaptasi dengan cuaca di Kuwait tidak lantas membuat anak asuh Shin Tae-yong bermalas-malasan. Jelang duel dengan salah satu tim unggulan di Grup A, Kuwait, Shin Tae-yong membawa optimisme besar untuk meraih kemenangan di laga perdana Kualifikasi Piala Asia.
"Kalau sekarang wajib meraih kemenangan. Pasti akan ada hasil baik seperti persiapan kita yang baik. Semangat!" ucap Shin Tae-yong.
Baca Juga: Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Kuwait, Tanding Malam Ini
Namun berkaca dari hasil laga pada FIFA Matchday (1/6/2022) saat menghadapi Bangladesh, Timnas Indonesia tidak akan mudah untuk mengalahkan Kuwait. Apalagi secara ranking FIFA tim lawan berada di atas Indonesia.
Jika Shin Tae-yong menerapkan cara bermain seperti saat menghadapi Bangladesh, yang mengandalkan long ball dan serangan kerap dilakukan melalui sektor sayap, tentunya akan mudah dibaca oleh lawan.
Selain itu, lini tengah Indonesia masih menjadi tugas rumah yang harus diselesaikan oleh Shin Tae-yong. Hal itu mengingat kekuatan para pemain di lini tengah akan berpengaruh terhadap aliran bola dan kreativitas serangan Skuad Garuda.
Kemungkinan untuk lini tengah, Shin Tae-yong akan menurunkan Marc Klok, Syarian Abimanyu, dan Ricky Kambuaya sejak menit awal pertandingan melawan Kuwait. Sedangkan di sektor sayap ada nama Irfan Jaya dan Witan Sulaiman.
Sementara Muhammad Rafli diprediksi akan menjadi pilihan di sektor depan. Striker yang tingginya 1,8 meter tersebut diharapkan mampu untuk bersaing dalam perebutan bola-bola atas dengan pemain lawan.
Di sektor pertahanan, Coach Shin mungkin akan menurunkan duet Elkan Baggott dan Fachruddin Aryanto untuk mengawal pertahanan skuad Garuda. Sementara bek kanan akan diisi oleh Asnawai Mangkualam dan Pratama Arhan di bek kiri.
Selanjutnya, di bawah mistar gawang, nama Nadeo Argawinata kemungkinan akan menjadi pilihan utama untuk menjaga gawang agar tidak kebobolan.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Korea Selatan Dihajar Timnas Indonesia U-17, Shin Tae-yong Tak Beri Selamat Nova Arianto
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Perbandingan 3 Pelatih Timnas Indonesia Kelompok Umur vs Korea Selatan, Indra Sjafri Apes!
-
Timnas Indonesia, Gelaran Piala Asia dan Bulan April yang Selalu Memihak Pasukan Garuda
-
4 Skema Warisan STY di Timnas U-17 yang Sukses Jungkalkan Korea Selatan, Apa Saja?
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan