SuaraJogja.id - Aksi dan komentar rasis jelas bukan hal yang baik. Butuh keberanian untuk merespons dan membela diri sendiri saat menghadapi situasi tidak mengenakan ini.
Sayangnya kejadian seperti ini masih sering terjadi. Salah satunya yang dialami oleh pengguna TikTok @darkskindrizzy.
Dalam video yang dia bagikan saat itu dirinya sedang asyik sendiri tapi justru mendapat komentar rasis dari seorang wanita kulit putih yang tidak dikenal.
"So I was just minding my business walking home and this white lady called me the N word and told me to go to Africa [saya sedang asyik sendiri dalam perjalanan pulang dan wanita kulit putih ini memanggil saya menggunakan istilah N dan menyuruh saya kembali ke Afrika]," katanya.
Teks itu disematkan di dalam video. Juga terlihat sang pemilik video berjalan mendekati wanita tersebut dan memojokkannya.
"Who's the monkey? [siapa yang monyet?]," teriak sang pemilik video bertanya pada wanita kulit putih tersebut. Wanita itu terlihat panik dan berusaha berlindung.
Saat sang pria pemilik video meminta wanita tersebut untuk mengulang kata-katanya, sang wanita terlihat takut dan menolak untuk mengulang komentar rasisnya.
Pria ini terlihat terus memojokkan sang wanita dan menggertaknya. Lalu di akhir video ia meminta wanita rasis tersebut melakukan hal yang tidak terduga.
"Say I love black people! [bilang kalau kau suka orang kulit hitam!]," ujar sang pria di dalam video.
Baca Juga: Tepergok Ngintip Istri Orang di SPBU, Pria ini Lemas Digertak Suami Korban
Dengan wajah ketakutan wanita rasis itu akhirnya menurut dan mengulang perkataan tersebut.
"I love black people," ucapnya pelan.
"The man in the back laughing [orang di belakang ikut tertawa]," komentar akun @rashadrat melihat pria pemilik restoran yang terekam kamera menahan tawa saat sang pria mengkonfrontasi wanita rasis tersebut.
"Say she what??!!," uulis akun @iwasmadeinspace yang terkejut karena wanita rasis akhirnya menurut saat disuruh mengaku kalau ia suka orang kulit hitam.
Kontributor SuaraJogja: Gabrella Seilatuw
Berita Terkait
-
Seorang Wanita Diduga Punya 2 Suami di Kuansing Diusir Warga Setempat
-
Santri Ponpes Al Fatah Temboro Magetan Asal Manado Ditemukan Tewas Tenggelam Saat Berenang
-
Presiden Arema FC: Stop Nyanyian Rasis dan Menyalakan Flare di Stadion!
-
Sopir Taksi Online Ini Usir Penumpangnya Gegara Berbicara Rasis, Aksinya Tuai Pujian
-
Liam Payne Sebut Tak Suka Zayn Malik dan Dinilai Rasis pada Band Asia, Fans BTS Berang
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri