SuaraJogja.id - Usai kabar Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril dikonfirmasi oleh kepolisian Bern dan pemerintah setempat, Ridwan Kamil terbang menuju Swiss untuk mengurus kepulangan jenazah.
Ridwan Kamil yang berada di Swiss mengatakan akhirnya bisa memeluk, memandikan dan mengazani jenazah secara langsung.
Dalam unggahan Ridwan Kamil di media sosial Instagram mengatakan jika “Walau sudah lewat 14 hari, jasadnya masih utuh, lengkap tidak kurang satu apapun, wajah rapih, menengok ke kanan dan saya bersaksi, jasad Eril wangi seperti wangi daun eucalyptus. Sungguh mukjizat kecil yang sangat kami syukuri.” tulisnya dalam unggahan tersebut.
Lebih lanjut Ridwan Kamil menjelaskan alasan mengapa jasad Eril masih utuh meski sudah hilang lebih dari 14 hari. Dalam postingan tersebut, Ridwan Kamil tampak memakai baju warna hitam dan berdiri di depan rumah sakit tempat dirinya memandikan jenazah Eril.
Baca Juga: Usai Ridwan Kamil Mandikan Jenazah Eril, Tangisan Atalia Praratya Pecah
Dalam unggahan Instagram Stories di akun pribadinya, Ridwan Kamil menjelaskan beberapa penjelasan ilmiah mengapa jenazah Eril tetap utuh.
“Alhamdulillah. Di rumah sakit Bern, sesaat setelah memandikan Jenazah Eril. Penjelasan ilmiah kenapa jasadnya utuh. Sungai Aare yang sedingin kulkas dan minim fauna membuat jasadnya terjaga setengah membeku sehingga tetap utuh lengkap walah berada di dasar sungai selama 14 hari,” tulis Ridwan Kamil dalam unggahannya tersebut.
Kepolisian Bern nyatakan penyelidikan pencarian Eril telah tuntas usai jasad Eril ditemukan di cekungan bendungan Engehalde, Bern pada Rabu pagi (8/7) sekitar pukul 06.50 waktu setempat.
"Sejumlah petugas khusus polisi maritim kepolisian Kanton Bern berhasil menemukan jenazah di cekungan bendungan air dan mengamankannya," jelas siaran pers di laman kepolisian Bern dikutip pada Kamis malam.
Putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil itu dinyatakan hilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss, pada Kamis, 26 Mei 2022 lalu.
Baca Juga: Jokowi Perintahkan Kemlu Bantu Kepulangan Jenazah Eril: Insyaallah, Segera Dilakukan Pemulangannya
Pihak kepolisian Bern pun sudah melakukan penyelidikan forensik untuk mengidentifikasinya.
Hasil pemeriksaan memastikan bahwa tubuh tersebut adalah jenazah Eril.
"Seluruh penyelidikan saat ini telah tuntas," demikian siaran pers kepolisian Bern.
Kontributor : Dinar Oktarini
Berita Terkait
-
3 Cobaan Terberat Atalia Praratya, dari Kehilangan sampai Isu Perselingkuhan
-
Atalia Praratya Sibuk Mengeruk Pahala di Tengah Isu Selingkuh Ridwan Kamil
-
Klarifikasi, Ridwan Kamil Ngaku Baru Sekali Ketemu Lisa Mariana: Sudah Hamil Duluan
-
Jahat Banget, RK Sedih Lihat Foto Almarhum Eril Ditempel di Surat Suara: Boleh Nge-bully Sesuka Hati, tapi Jangan Anak!
-
Singgung Kematian Eril untuk Cari Simpati, Ridwan Kamil ke Denis Malhotra: Fitnah Tak Bisa Kami Terima
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi