SuaraJogja.id - Memang ada-ada saja kreativitas orang-orang Indonesia. Salah satunya pria ini yang membuat helm unik yang multifungsi. Saking uniknya membuat warganet yang melihat penampilan helm tersebut tampak keheranan dengan bentuknya.
Pada umumnya helm terbuat dari bahan plastik khusus yang didesain supaya tetap nyaman, serta memberikan keamanan kepada pengguna. Hal ini dikarenakan helm memiliki fungsi untuk melindungi kepala dari benturan terutama saat terjadi kecelakaan.
Namun ternyata ada saja orang yang membuat helm dengan desain yang unik. Bahan yang digunakan diambil dari lingkungan sekitar, sehingga helm memiliki bentuk yang tidak biasa. Orang yang dimaksud seperti pada video yang diunggah oleh akun @koncogetril.
Video itu menampilkan seorang pria sedang beristirahat usai melakukan perjalanan offroad menggunakan sepeda motor di area perbukitan. Sambil beristirahat pria itu memakan kacang di atas magic com. Kemudian setelah cukup kenyang magic com ditutup dan dimasukkan ke dalam kepalanya.
Ternyata magic com sudah dimodifikasi. Bagian bawahnya dan sisi depan dibolongi. Di dalamnya telah terpasang busa sehingga kepala pria itu bisa masuk ke dalam magic com. Sedangkan bagian atasnya sengaja tidak dimodifikasi sehingga bentuknya masih mirip magic com.
Alhasil helm ini pun tergolong helm multifungsi. Helm bisa dipakai untuk menjaga diri supaya kepala tidak terbentur, sekaligus bisa sebagai wadah untuk menyimpan makanan.
“Offroader takut lapar. Helmnya multifungsi nih gaes,” bunyi keterangan di video tersebut.
Video helm multifungsi ini berhasil memantik komentar warganet. Beberapa warganet mengapresiasi kreativitas pria yang membuat helm ini. Di sisi lain ada pula yang mengaku bisa membuat helm dengan lebih kreatif.
“Bikin helm dari dispenser ah besok,” ujar warganet.
Baca Juga: Viral Keluarga Naik Sepeda Modifikasi Mirip Motor, Helmnya Bikin Salah Fokus
“Helm full face yang sesungguhnya. Sungguh ini adalah magic com sakti hahaha,” ucap warganet.
“Itu helm tidak aman. Kalau kenapa-kenapa isi kacangnya berceceran,” canda warganet.
“Wah kreatif banget hahaha,” imbuh warganet.
“Gak kebayang kalau terpeleset. Sayang tuh kacangnya takut buyar,” kata warganet.
“Bagus banget nih helmnya. Biar kalau ada yang tersesat pas trabas hutan, masih ada bahan makanan,” balas warganet.
Video helm unik ini telah mendapatkan 12,8 ribu likes, serta 238 komentar dari warganet di aplikasi Instagram.
Berita Terkait
-
Viral Keluarga Naik Sepeda Modifikasi Mirip Motor, Helmnya Bikin Salah Fokus
-
Baru Sadar Nasi di Magic Com Habis Selesai Masak Lauk, Lelucon Pria Ini Bikin Tepok Jidat
-
5 Trik Ciptakan Ruang Multifungsi di Hunian Mungil!
-
Bocah Kesal Diduga karena Dibangunkan Sahur Jam 1 Malam, Cara Ambil Nasinya Disorot: Gak Dilempar Sekalian
-
Pria Murka dan Banting Magic Com Baru Gegara Istri Belanja COD Tanpa Izin, Emak-emak Menjerit: Lebay!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Janji 19 Juta Lapangan Kerja Prabowo Ditagih, Pemerintah Diminta Berhenti Berkilah
-
Tinggal di Rumah Bambu Tanpa TV, Janda di Jogja Ini Syok Dicap Masuk Kategori Orang Kaya Desil 10
-
Pertumbuhan Ekonomi dan Ilusi Keberhasilan Pembangunan
-
Uang Palsu Rp36 M Bukan Sekadar Kerugian, Akademisi: Bisa Gerus Kepercayaan Publik terhadap Rupiah