SuaraJogja.id - Kini banyak orang nekat melalukan aksi-aksi berbahaya hingga nyeleneh hanya demi sebuah konten agar menjadi terkenal dan viral.
Salah satunya dalam unggahan video yang dibagikan oleh akun Instagram @yogyakarta.keras pada Jumat (10/6/2022).
Dalam cuplikan video pendek tersebut, memperlihatkan seorang pria sengaja memberikan sejumlah uang mainan Rp100 ribuan dan Rp50 ribuan yang dilipat menjadi satu kepada seorang pria pembersih selokan.
Kemudian Ia lantas mendatangi sekelompok bapak-bapak yang sedang membersihkan selokan air. Tampak ketiga pria itu bahu-membahu mengeluarkan sampah dan lumpur yang mengendap di selokan air.
"Lagi ngapain, Pak?" tanya si perekam video, dikutip SuaraJogja.id pada Sabtu (11/6/2022).
"Biasanya dibayar berapa kalau begini, Pak?" lanjutnya.
Ia lantas berbasa-basi sejenak dengan bapak-bapak pembersih selokan itu, sebelum mengulurkan tangannya yang sudah mengepal. Tak lupa ia membuka tangan dan menunjukkan sejumlah uang yang sudah disimpan di dalamnya.
Pria itu kemudian menyerahkan uang mainannya, yang tentu disambut dengan senyum lebar pembersih selokan. Bahkan pembersih selokan itu sempat mendoakan agar rezeki pria perekam video terus dilancarkan.
Namun siapa mengira kalau ia akan menerima uang mainan? Bahkan bukan hanya itu, perekam video juga sengaja bersembunyi tidak jauh dari sana dan mengabadikan diam-diam momen ketika pembersih selokan menyadari mereka baru saja kena prank.
Baca Juga: Video Viral Pemobil Lempar Botol Beling ke Ambulans karena Kesal Diminta Menepi
Tampak si pembersih selokan yang langsung melempar uangnya dengan penuh emosi lantaran menyadari ia baru saja kena prank dan bukan benar-benar mendapat rezeki.
Sementara si perekam video yang berdiri cukup jauh dari para pekerja itu terdengar tertawa di balik kameranya, membuat warganet kian tersulut emosi. Hal ini terbukti dari banyaknya hujatan yang diberikan warganet di kolom komentar.
"Kasihan banget, itu orang pasti udah seneng dan mikir rejeki buat yang dirumah, ternyata di prank," tulis salah satu netizen.
"Lapor aja, penghinaan ini nggak ngehargain orang," komentar seornag warganet.
"Demi konten rela merendahkan orang lain," tambah yang lain.
"Bercandanya nggak lucu. Semoga yang ngerjain hidupnya susah seumur hidup. Buat abang-abang yang dikerjain mudah-mudahkan dilancarkan rezekinya," ungkap warganet lainnya.
Berita Terkait
-
Video Viral Pemobil Lempar Botol Beling ke Ambulans karena Kesal Diminta Menepi
-
Tega! Ibu Hukum Putrinya yang Berusia 5 Tahun, Diikat di Teras dengan Suhu 45 Derajat karena Malas Belajar
-
Pura-pura Endorse, Momen Wanita Beri Kejutan Kehamilan ke Sang Ayah Bikin Terharu
-
Warung Makan Padang Vegetarian Viral Usai Babiambo Jadi Perbincangan, Netizen: Ini Penistaan!
-
Mahasiswi Ini Niat Kerjakan Skripsi Sambil Nonton Bulu Tangkis di Istora
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
Diduga Keracunan Makanan Pamitan Haji, 43 Warga Sleman Alami Diare dan Demam
-
Menyambut Derby DIY di Super League Musim Depan, Bupati Sleman: Hilangkan Rivalitas Tidak Sehat
-
Viral Pelari di Jogja Dipukul OTK Saat Ambil Minum, Begini Kronologinya
-
Resmi Promosi, Bupati Sleman Minta PSS Jaga Komitmen di Super League: Jangan Sampai Turun Kasta Lagi
-
Coretan Umpatan di Little Aresha Semakin Banyak, Psikolog UGM Tegaskan Mengikat Anak Tak Dibenarkan