Budi Arista Romadhoni | Hiskia Andika Weadcaksana
Rabu, 05 Agustus 2026 | 13:27 WIB
ilustrasi begal di Sleman. [gemini ai]
Baca 10 detik
  • Pria berinisial J dibegal dua pengendara motor saat berangkat kerja di Pakem, Rabu dini hari.
  • Pelaku merampas ponsel serta sepeda motor korban setelah menendang kendaraan dan mengancam pakai senjata tajam.
  • Korban menderita kerugian total sekitar Rp4,5 juta dan kasus tersebut kini ditangani Polsek Pakem.

SuaraJogja.id - Seorang pria berinisial J (51), warga Purwobinangun, Pakem, menjadi korban pembegalan saat hendak berangkat kerja di Jalan Balong-Degolan, Dusun Kembangan, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menututkan bahwa peristiwa itu bermula ketika korban melintas seorang diri pada dini hari. Di tengah perjalanan, korban dipepet dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor matik.

Kedua pelaku kemudian melakukan kekerasan dengan menendang kendaraan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam sebelum membawa kabur barang-barang milik korban.

"Korban J (51), saat hendak berangkat kerja dipepet dua pelaku berboncengan sepeda motor matik. Pelaku menendang kendaraan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam," kata Argo saat dikonfirmasi awak media, Rabu pagi.

Disampaikan Argo, aksi tersebut tergolong tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang kini sedang ditangani aparat kepolisian.

Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Astrea Star/C86 warna hitam serta telepon seluler.

Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp4,5 juta. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Pakem dan saat ini polisi masih memburu pelaku.

"Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor Honda Astrea Star/C86 warna hitam, HP, serta dompet berisi kartu identitas dan ATM. Kerugian ditaksir sekitar Rp4,5 juta," ujarnya.

Argo menambahkan penyidik masih mendalami identitas pelaku, termasuk jenis senjata tajam yang digunakan saat mengancam korban. 

Baca Juga: Praperadilan Dikabulkan, Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dinyatakan Cacat Hukum

"Belum spesifik (senjata yang digunakan), masih penyelidikan," ucapnya.

Dalam kesempatan ini, polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada dini hari. Warga diminta menghindari ruas jalan yang sepi apabila memungkinkan dan segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui tindak kejahatan.

Load More