- Pria berinisial J dibegal dua pengendara motor saat berangkat kerja di Pakem, Rabu dini hari.
- Pelaku merampas ponsel serta sepeda motor korban setelah menendang kendaraan dan mengancam pakai senjata tajam.
- Korban menderita kerugian total sekitar Rp4,5 juta dan kasus tersebut kini ditangani Polsek Pakem.
SuaraJogja.id - Seorang pria berinisial J (51), warga Purwobinangun, Pakem, menjadi korban pembegalan saat hendak berangkat kerja di Jalan Balong-Degolan, Dusun Kembangan, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem, Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB.
Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menututkan bahwa peristiwa itu bermula ketika korban melintas seorang diri pada dini hari. Di tengah perjalanan, korban dipepet dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor matik.
Kedua pelaku kemudian melakukan kekerasan dengan menendang kendaraan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam sebelum membawa kabur barang-barang milik korban.
"Korban J (51), saat hendak berangkat kerja dipepet dua pelaku berboncengan sepeda motor matik. Pelaku menendang kendaraan korban dan mengancam menggunakan senjata tajam," kata Argo saat dikonfirmasi awak media, Rabu pagi.
Disampaikan Argo, aksi tersebut tergolong tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang kini sedang ditangani aparat kepolisian.
Akibat kejadian itu, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Astrea Star/C86 warna hitam serta telepon seluler.
Total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai sekitar Rp4,5 juta. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Pakem dan saat ini polisi masih memburu pelaku.
"Pelaku kemudian membawa kabur sepeda motor Honda Astrea Star/C86 warna hitam, HP, serta dompet berisi kartu identitas dan ATM. Kerugian ditaksir sekitar Rp4,5 juta," ujarnya.
Argo menambahkan penyidik masih mendalami identitas pelaku, termasuk jenis senjata tajam yang digunakan saat mengancam korban.
Baca Juga: Praperadilan Dikabulkan, Penetapan Tersangka Raudi Akmal Dinyatakan Cacat Hukum
"Belum spesifik (senjata yang digunakan), masih penyelidikan," ucapnya.
Dalam kesempatan ini, polisi mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas pada dini hari. Warga diminta menghindari ruas jalan yang sepi apabila memungkinkan dan segera melapor kepada kepolisian apabila mengalami atau mengetahui tindak kejahatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Berangkat Kerja Malah Jadi Korban Begal, Pria di Sleman Ditodong Sajam dan Motor Digasak
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor