SuaraJogja.id - Dalam meramaikan Indonesia Diversity Day, Suara.com bersama Yoursay.id menggelar kompetisi menulis bertajuk Diversity Versiku. Lomba menulis terkait isu keberagaman itu digelar sejak 18 Mei-15 Juni 2022 memilih tiga pemenang.
Terdapat sebanyak 78 karya yang diikuti oleh konten kreator hingga jurnalis pada event tersebut. pemberian hadiah digelar di Kantor Suarajogja.id, Sleman, DIY, Senin (20/6/2022) sore.
Turut hadir dewan juri kompetisi menulis Diversity Versiku antara lain, Pimpinan Redaksi Suara.com, Suwarjono, Country manajer International Media Support (IMS), Eva Danayanti serta Direktur Eksekutif Human Rights Working Group (HRWG), Daniel Awigra.
Dalam kompetisi itu, Suara.com memilih artikel milik Anggun Munan sebagai juara 3. Judul artikel sendiri cukup unik yaitu Bhineka Tunggal Tawa, Berbeda-beda Ternyata Sama Saja.
Pemenang atau juara kedua adalah Maria Anggraeni Rahmawati dengan judul Trauma yang Beraroma Rasisme, Mengantarkanku pada Pertemuan yang Hangat.
Sementara untuk juara pertama dimenangkan oleh M Fuad dengan judul Artikel, Belajar Arti Keberagaman secara Langsung dari Klenteng Tertua di Tanah Jawa. Terbatasnya jarak, awarding untuk pemenang pertama dilaksanakan secara daring.
Pimpinan Redaksi Suara.com, Suwarjono mengatakan bahwa kompetisi ini menunjukkan besarnya keberagaman yang ada di Indonesia. Suara.com ikut mewadahi konten kreator hingga jurnalis untuk ikut serta menggambarkan kondisi ini ke khalayak luas.
"Ada hal penting dari kompetisi ini, jadi sebagai warga, teman-teman ini memiliki kesadaran yang luar biasa di lingkungan sekitarnya terkait isu keberagaman," katanya, Senin.
Suwarjono juga menjelaskan berbagai isu yang dikirim para peserta sangat beragam, mulai dari agama, suku, disabilitas termasuk juga adat istiadat.
Baca Juga: Trauma yang Beraroma Rasisme Mengantarkanku pada Pertemuan yang Hangat
"Harapannya kompetisi ini dapat berjalan terus di masa yang akan datang. Hal ini penting agar warga ikut mermaikan keberagaman untuk saling memahami," ungkap dia.
Tak hanya kompetisi menulis, dalam kesempatan itu, Suara.com juga menggelar Talkshow bertajuk Beauty of Diversity Youth dan Pluralism. Menghadirkan tiga narasumber, yakni Aktivis Keberagaman, Inayah Wahid, Founder DIFA Bike Triyono dan juga Joshua Jerusalem Dilapangga, Koko Jogja People's Choice 2022.
Berita Terkait
-
Memahami Arti Keberagaman sebagai Kekayaan Lewat Talkshow Indonesia Diversity Day
-
Tiga Doesn UISU Menangkan Kompetisi Hibah Penelitian Kemendikbudristek, Berikut Nama-namanya
-
Banyak Pemain Cedera, Pelatih Persib Kaget Atmosfer Piala Presiden Seperti Kompetisi Resmi
-
Trauma yang Beraroma Rasisme Mengantarkanku pada Pertemuan yang Hangat
-
Bhinneka Tunggal Tawa: Berbeda-beda Ternyata Sama Saja
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo