SuaraJogja.id - Ana Maria Markovic kerap mendapatkan perhatian publik pecinta sepak bola akhir-akhir ini. Selain skill-nya dalam mengolah si kulit bundar, paras Ana Maria Markovic kerap mencuri perhatian publik.
Sebelum berkarir sebagai pemain sepak bola wanita, Ana Maria Markovic lebih dulu mendalami olahraga senam, namun sejak usianya memasuki 14 tahun dia memutuskan untuk terjun ke dunia sepak bola wanita.
Wanita kelahiran 9 November 1999 memilik darah Kroasia dari garis ibunya tersebut, menjadi pesepak bola wanita yang banyak digemari. Banyaknya penggemar membuat Ana Maria Markovic kerap mendapatkan pujian bahwa dirinya seorang atlet yang cantik.
Namun wanita yang saat ini berusia 22 tahun mengaku tidak masalah jika dirinya disebut cantik, akan tetapi dia merasa risih jika ada yang menyebutnya sebagai pesepak bola yang bertubuh seksi.
Ana Maria Markovic menegaskan jika dirinya lebih suka mendapatkan penilaian karena penampilannya di atas lapangan hijau daripada para penggemarnya melihat sosoknya sebatas dari penampilan fisik saja.
"Saya menyukai artikel yang menyebut saya pesepak bola paling cantik atau salah satu yang paling cantik karena itu membuat saya senang mendengar bahwa saya cantik," kata Markovic dalam wawancara dengan 20min.
Maria Markovic mengaku tidak senang jika dalam sebuah pemberitaan dirinya digambarkan sebagai pesepak bola yang seksi. Dia menegaskan jiak media harus lebih hati-hati dalam menulis pemberitaan tentang seseorang
"Tapi kemudian artikel surat kabar muncul di mana saya digambarkan sebagai pesepak bola paling seksi . Saya tidak suka itu. Juga karena keluargaku. Saya pikir Anda harus berhati-hati dengan apa yang Anda tulis tentang orang lain," jelasnya.
Perempuan berparas cantik tersebut sangat menyayangkan akan prilaku orang-orang yang belum melihatnya bermain sepak bola namun telah memberikan penilaian lain di luar profesinya sebagai pesepak bola.
"Mereka belum pernah melihat saya bermain sepak bola dan hanya melihat luarnya saja. Saya pikir itu sangat disayangkan. Saya pikir orang- orang seperti itu harus mencari tahu lebih banyak sebelumnya dan melihat apa yang bisa saya lakukan dalam hal sepakbola."
Para penggemarnya bukan tanpa sebab menyebut Ana Maria Markovic sebagai pesepak bola yang seksi. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa postingan Instagramnya yang kerapa menampilkan foto dengan pose seksi.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Video Viral Detik-detik Polisi Dibuat Melongo saat Kena Pukul di Kepala oleh Pesepak Bola
-
11 Tahun Hidup Bersama Tanpa Menikah, Penyanyi Shakira dan Pesepak Bola Gerard Pique Berpisah, Apa Sebab?
-
3 Pesepak Bola Kakak Beradik Terbaik Sepanjang Masa
-
7 Pesepak Bola Belanda yang Diklaim Telah Dinaturalisasi pada Era Liga Primer Indonesia
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat
-
8 Fakta Dibalik Implementasi Pendidikan Khas Kejogjaan di Sekolah Yogyakarta