SuaraJogja.id - Salah satu alasan banyak orang suka berkunjung ke taman bermain adalah karena ada banyak wahana yang menghibur dan seru. Mulai dari komedi putar, bianglala, hingga wahana ekstrem seperti roller coaster, kora-kora, atau hysteria.
Pemilik akun @janjijemari membagikan sebuah video saat dirinya dan seorang teman menaiki hysteria, yakni wahana yang mode geraknya naik dan turun, di mana para pengunjung duduk melingkar pada menara gerak.
Ini termasuk wahana ekstrem, karena para pengunjung akan dibawa tinggi lalu turun dengan kecepatan tinggi. Begitu seterusnya dalam beberapa menit.
Jadi sudah pasti wahana ini menerapkan sistem keamanan untuk menjamin keselamatan penumpangnya.
Namun, dalam video yang diunggah oleh @janjijemari di TikTok (24/6/2022) ini justru terjadi hal yang tidak diduga. Terlihat dalam video saat kursi penumpang sudah turun dan diam Kedua pengunjung lantas melepaskan sabuk pengaman.
Sayangnya, begitu sabuk pengaman dibuka dan benar-benar terlepas, kursi penumpang justru bergerak naik kembali. Sepertinya wahana tersebut belum benar-benar berhenti. Sontak ekspresi keduanya berubah panik.
Melihat hal tersebut tidak sedikit warganet jadi khawatir. Mereka bertanya di kolom komentar, penasaran dengan kejadian selanjutnya.
“Wadhuh bahaya banget itu ka gimana kelanjutan umurnya?” tanya @djnya_idola.
“Di video sebelumnya niatnya udah mau turun, tapi karena lagi sepi ada pengunjung lain yang minta dinaikin lagi, jadi ya gitu deh,” balas @janjijemari untuk menjawab pertanyaan tersebut.
Baca Juga: Wahana Permainan Air di Belitang Tetiba Heboh, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tenggelam
Dalam kolom komentar, pemilik video tersebut juga sudah menjelaskan lebih detil soal kejadian tersebut. Ia menuliskan kalau mereka sudah naik wahana tersebut empat kali berturut-turut.
Karena hal itu, @janjijemari merasa mereka sudah hafal kapan waktu berhenti dan kapan mulai. Tapi kebetulan cuaca mulai gerimis, dan yang kali terakhir tersebut mereka sudah bersiap turun, tapi salah perhitungan.
Akun @janjijemari juga menerangkan kalau sabuk pengaman memang dilepas sendiri oleh penumpang. Berbeda dengan pengaman hidrolik yang menahan badan, itu butuh bantuan petugas, dan hanya membuka saat wahana memang tidak berjalan lagi.
“Emang dari awal disuruh ngelepas sabuk pengaman sendiri dan buat pengaman selanjutnya bakal dilepas oleh petugas secara otomatis pakai hidrolik,” tulis @janjijemari.
“Lain kali kalo naik wahanan tunggu intruksi apapun ygy,” pesan @prabowo_gs.
“Gwa tuh Klo naik wahana klo petugasnya blum dtng jngn dicopot dulu ngeri jalan lagi wahannya jir,” tambah @milo.dinosaurus.
Berita Terkait
-
Wahana Permainan Air di Belitang Tetiba Heboh, Bocah 4 Tahun Ditemukan Tenggelam
-
Ngeri, Pohon Tumbang Timpa Wahana Permainan
-
Hujan Deras Terjadi di Sleman, Satu Pohon Besar Timpa Wahana Permainan di Lapangan Denggung
-
Suka Banget Kerupuk, Pria Ini Amankan Kerupuk Satu Kaleng Pakai Sabuk Pengaman
-
Permainan "OntangAnting" Pasar Malam di Semarang Ambruk, Satu Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Waspada! Cuaca Ekstrem Picu Longsor di Sejumlah Titik di Sleman
-
BRI Perkuat Digitalisasi, Tebus Gadai di BRImo Dapat Cashback 10%
-
Tegaskan Indonesia Bukan Jalur Agresi, Pemerintah Didesak Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS
-
Jatah WFH ASN Jogja Hari Rabu, Pemda DIY Tak Mau Jumat: Biar Nggak Bablas Liburan!
-
Berani Lawan Arus, Komunitas Petani Punk Gunungkidul Siap Manfaatkan AI untuk Sokong Program MBG