SuaraJogja.id - Semenjak pelaku, Pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI), Julianto Eka Putra dilaporkan atas kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami oleh sejumlah siswa SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) pada Mei 2021 lalu, kini kasusnya kembali mencuat ke publik.
Hal tersebut terjadi usai sejumlah korban angkat bicara saat diundang ke podcast 'Close The Door' milik Deddy Corbuzier pada Rabu (6/7/2022).
Dalam artikel berikut akan mengulas mengenai 6 fakta terbaru kasus dugaan kekerasan seksual di SMA SPI tersebut. Simak ulasan berikut!
1. Iming-Iming Dijadikan Orang Sukses
Melalui podcast milik Deddy Corbuzier tersebut, kedua perempuan yang merupakan korban kekerasan seksual dari terduga pelaku berinisial JE tersebut, menceritakan kronologi kejadian kekerasan seksual yang dialaminya.
Menurut keterangan korban dalam podcast tersebut, kekerasan seksual yang dialaminya tersebut, sebelum melakukan aksi bejatnya, JE sempat memberikan motivasi hingga singgung kondisi perekonomian keluarga korban.
“JE bilang kamu bisa mengangkat perekonomian keluarga, saya bisa jadikan kamu orang yang sukses kalo kamu nurut sama saya," ujarnya, dilansir Suarajogja.id pada Kamis (07/07/2022).
Tak hanya itu, kedua perempuan itu turut membeberkan bagaimana sosok JE, aktor utama dalam kasus pelecehan seksual tersebut kerap memperlakukan dirinya.
"Dia juga bilang anggap saya seperti ayahmu sendiri. Kan saya memang tidak ada ayah sejak saya SD,” ujarnya.
Baca Juga: Akun Instagram Diduga Milik Julianto Eka Putra Diserang Warganet: Syahwat Pagi Indonesia
2. Laporan Komnas Perlindungan Anak
Kasus kekerasan seksual di SMA SPI berawal dari pelaporan Komnas Perlindungan Anak yang dialamatkan ke sosok berinisial JE yang disebut-sebut sebagai salah satu pihak pendiri sekolah tersebut.
Laporan tersebut dilayangkan ke Polda Jatim atas dugaan kasus asusila dan eksploitasi anak pada hari Sabtu, 29 Mei 2021.
3. Korban Mencapai 21 Orang
Awal mula kasus kekerasan seksual yang menjerat JE mulai mencuat ke publik, laporan demi laporan berdatangan dari para korban.
Berawal dari laporan 15 orang siswa hingga 3 orang diantaranya, diduga memiliki permasalahan yang cukup serius berkaitan dengan kasus tersebut. Jumlah Tersebut masih memiliki potensi bertambah mengingat aksi kekerasan seksual yang dilakukan JE tersebut terjadi sejak 2009 silam.
Tag
Berita Terkait
-
Beredar Video Pemuda 'Menyembelih' Haechan NCT, Banjir Kecaman Publik hingga Dituding Pelecehan Agama
-
Kak Seto Disebut Bela Pelaku Kejahatan Seksual SMA SPI, Publik Kecewa: Sudah Gak Bersahabat
-
Arist Merdeka Sirait Kecewa, Sebut Kak Seto Bela Pelaku Kejahatan Seksual SMA SPI
-
Berani Speak Up Lewat Podcast Deddy Corbuzier, Dua Korban Pelecehan Seksual di SMA SPI Banjir Dukungan Warganet
-
Terdakwa Pelecehan Seksual di SMA SPI yang Kini Viral, Siapa Julianto Eka Putra?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Rp4,6 Miliar Digelontorkan, Mesin Produksi Susu di DIY Diduga Tak Pernah Berfungsi
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Pameran ARCHIVEPELAGO: 45 Tahun Garin Nugroho Menyemai Indonesia
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul