SuaraJogja.id - Kazuki Takahashi (60), komikus Jepang yang menciptakan serial manga Yu-Gi-Oh!, dilaporkan media Jepang, Kamis (7/7/2022), ditemukan meninggal di laut.
Komikus yang bernama asli Kazuo ini ditemukan mengapung di laut dekat Nago, Prefektur Okinawa, Rabu pagi. Kazuo yang masih memakai peralatan snorkeling, berhasil diidentifikasi sehari kemudian, seperti dikabarkan NHK.
Pihak berwenang sedang menyelidiki penyebab kematian sang komikus.
Dikutip dari TBS, Takahasi sedang melancong ke Okinawa sendirian dan perusahaan rental mobil menghubungi polisi pada Rabu malam karena tidak bisa menghubunginya, membuat penjaga pantai mencurigai mayat yang ditemukan adalah Kazuki Takahashi.
Pihak berwenang mengatakan ada luka di perut dan bagian bawah tubuh yang tampaknya disebabkan gigitan hiu atau makhluk laut lain.
Karya Takahashi tak hanya populer di Jepang, tapi juga di negara-negara lain, di mana manga buatannya diadaptasi juga ke serial televisi, film dan juga permainan kartu, dikutip dari Japan Times.
"Yu-Gi-Oh!" artinya "King of Games" mulai diterbitkan sebagai serial komik pada 1994 dan berakhir pada 2004. Komik ini berkisah tentang seorang anak laki-laki yang menyelesaikan berbagai konflik menggunakan permainan.
Yu-Gi-Oh! juga hadir dalam bentuk permainan video dan permainan kartu yang populer di dunia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Tangis Pecah Sambut Kedatangan Bus Rombongan Siswa SMA N 1 Wonosari yang Alami Kecelakaan di Tol Sidoarjo-Porong
-
BNPB: 6 Warga Meninggal Dunia Akibat Banjir dan Longsor di Seram Bagian Barat
-
Pasca Duel Dengan Anggota TNI, Warga Tondano Tewas di Rumah Sakit
-
Anak 12 Tahun Dianiaya Hingga Meninggal Dunia di KM Dharma Kencana 7, Kepala Lapas Kendal dan Istri Akan Diperiksa
-
Percaya Mitos, Orang Tua Berikan Kopi pada Anaknya yang Sedang Kejang, Berujung Nyawanya Tak Bisa Diselamatkan
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Prabowo Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, Muhammadiyah Ingatkan Pakar Berbasis Ilmu dan Data
-
Muhammadiyah Sentil Menkeu Baru, Jangan Biarkan Rupiah Jatuh Terus
-
Polemik Royalti Musik, Pelaku Usaha Bingung, Pekerja Seni Menunggu Hak
-
Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bayi di Sleman Naik Sidik, Polisi Periksa 3 Saksi
-
Sinergi Perumahan Diperkuat, BRI Dukung Percepatan Program 3 Juta Rumah