SuaraJogja.id - Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) pada Jumat (8/7) waktu setempat mengatakan bahwa foto kosmik pertama dari Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) akan memuat gambaran galaksi terjauh, nebula terang, dan planet gas raksasa yang jauh.
Teleskop Webb merupakan proyek kolaborasi antara NASA, Badan Antariksa Eropa (ESA), dan Badan Antariksa Kanada (CSA). Teleskop penerus Hubble itu disebut akan mengungkap wawasan baru tentang asal-usul alam semesta. Hasil pengamatan dari proyek ini akan dirilis pada 12 Juli.
"Saya sangat menantikan untuk mengungkap hasilnya, itu akan sangat melegakan," kata Klaus Pontoppidan, astronom di Space Telescope Science Institute (STSI) yang mengawasi Webb, kepada AFP pekan lalu.
Foto bagian pertama yang dirilis akan mencakup Nebula Carina, awan debu dan gas yang sangat besar yang berjarak 7.600 tahun cahaya, serta Nebula Cincin Selatan, yang mengelilingi bintang redup berjarak 2.000 tahun cahaya.
Baca Juga: Sampel Batuan Mars NASA Mengandung Bahan Utama Kehidupan
Nebula Carina terkenal dengan pilar-pilarnya yang menjulang mencakup “Gunung Mystic”, puncak kosmik setinggi tiga tahun cahaya yang ditangkap oleh teleskop Hubble.
Webb juga telah melakukan spektroskopi atau analisis cahaya yang mengungkapkan informasi rinci pada raksasa gas bernama WASP-96 b, yang ditemukan pada 2014. Berjarak hampir 1.150 tahun cahaya dari bumi, WASP-96 b memiliki sekitar setengah massa Jupiter dan mengelilingi bintangnya hanya dalam 3,4 hari.
Berikutnya adalah Stephan's Quintet, kelompok galaksi yang berjarak 290 juta tahun cahaya. NASA mengatakan empat dari lima galaksi itu terkunci dalam “tarian kosmik” dari pertemuan jarak dekat yang berulang-ulang.
Yang paling menarik dari semua pengamatan kali ini, teleskop Webb juga telah mengumpulkan gambar menggunakan gugus galaksi latar depan yang disebut SMACS 0723 sebagai semacam kaca pembesar kosmik untuk galaksi yang sangat jauh dan redup di belakangnya. Ini dikenal sebagai "pelensaan gravitasi" dan menggunakan massa galaksi latar depan untuk membelokkan cahaya objek di belakangnya, seperti sepasang kacamata.
Kepada AFP, astronom di Space Telescope Science Institute (STSI), Dan Coe, berpendapat gambar pertama teleskop Webb telah memecahkan landasan saintifik.
Baca Juga: NASA Temukan Awan Aneh di Laut Kaspia
"Ketika saya pertama kali melihat gambar galaksi ini, tiba-tiba saya menjadi belajar tiga hal tentang alam semesta yang tidak saya ketahui sebelumnya. Ini benar-benar mengagumkan,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Apa Itu Misi Chang'e? Ekspedisi Asli China untuk Saingi NASA
-
Terdampar 9 Bulan di Luar Angkasa, Astronot Buat Sup Kacang Polong dari Urine
-
Momen Haru! Kru SpaceX Tersenyum Lega Usai 9 Bulan Terjebak di Luar Angkasa
-
Terjebak 9 Bulan di Luar Angkasa, 2 Astronot NASA Cuma Dibayar Segini!
-
NASA Pastikan Asteroid 2024 YR4 Tidak Mengancam Bumi dalam Waktu Dekat
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
-
Antara Pangan Instan dan Kampanye Sehat, Ironi Spanduk di Pasar Tradisional
-
Link Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Duel Panas Derby Della Madonnina
Terkini
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi
-
Exit Tol Tamanmartani Tidak Lagi untuk Arus Balik, Pengaturan Dikembalikan Seperti Mudik
-
Putra Prabowo Berkunjung ke Kediaman Megawati, Waketum PAN: Meneduhkan Dinamika Politik