sejumlah remaja tidur di sisi jembatan diduga usai ikuti Citayam Fashion Week. [nyinyir_update_official / Instagram]
Kepala Dinas Kebudayaan Iwan Wardhana menyebut aksi para remaja SCBD ini punya potensi untuk pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata.
"ini punya potensi dilirik perancang busana untuk ikut andil meramaikan fenomena ini dan lebih jauh bisa memberi efek ganda terhadap wisata di Jakarta," terangnya.
Berita Terkait
-
Jeje Slebew Capek Mulai Terkenal Gara-Gara Citayam Fashion Week: Tanggung Jawab Lebih Besar Lagi
-
Sentil Anies yang Sibuk Sidak Citayam Fashion Week Disaat Jakarta Banjir, Kenneth PDIP: Gak Ada Empatinya
-
Keberadaan Paula Verhoeven Mencolok di Citayam Fashion Week karena Tinggi: Model Beneran Turun Langsung
-
ABG Bergelimpangan di Pinggir Jalan Diduga Selesai Meramaikan Citayam Fashion Week, Picu Reaksi Publik
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Semangat Aksara dalam Festival Kebudayaan Yogyakarta 2026
-
Dibintangi Oki Rengga, SMARTFREN Kenalkan Jaringan Unlimited 5G di Web Series Penghuni Rumah Warisan
-
Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa
-
Menjemput Rezeki dari Balik Layar Gadget hingga Ujung Canting, Kisah Difabel Bertahan Hidup di Jogja
-
PORTA by Ambarrukmo Hadirkan Pameran Eksperimental Photography "Somewhere Blue" by Nia Nanoka