SuaraJogja.id - Indonesia menempati peringkat ke-25 dalam klasemen akhir perolehan medali The World Games 2022 yang bergulir di Birmingham, Amerika Serikat, pada 7-17 Juli dengan mengemas dua emas dan tiga perak.
Berdasarkan laman resmi The World Games 2022, Selasa, skuad Merah Putih menjadi negara kedua di Asia Tenggara yang meraih medali terbanyak di bawah Thailand yang berada pada urutan 18 dengan empat emas, tiga perak, dua perunggu.
Sedangkan Kamboja dan Vietnam menempati posisi 31 dengan sama-sama mengantongi dua emas. Filipina pada urutan 47 dengan satu emas, Singapura posisi 57 dengan satu perak, dan Malaysia urutan 69 mengantongi dua perunggu.
Adapun peraih medali terbanyak dalam ajang multievent non-olimpiade ini adalah Jerman dengan 24 emas, 7 perak, 16 perunggu. Kemudian tuan rumah, dengan 16 emas, 18 perak, dan 10 perunggu.
Baca Juga: Klasemen Akhir Grup A Piala AFF U-19 2022: Vietnam dan Thailand ke Semifinal, Indonesia Gugur
Indonesia tampil dalam World Games edisi ke-11 dengan menurunkan enam wakil dari dua cabang olahraga yakni wushu dan panjat tebing. Dengan skuad minimalis, Merah Putih berhasil mengemas lima medali. Hanya Alisya Mellynar dari cabang wushu yang belum mampu meraih hasil terbaik.
Dari cabang olahraga panjat tebing, Indonesia meraih satu emas dan perak melalui Veddriq Leonardo dan Kiromal Katibin yang turun pada nomor speed putra.
Kemudian wushu menyumbang emas melalui Edgar Xavier Marvelo yang bersaing pada nomor taulu changquan. Lalu dua perak masing-masing melalui Harris Horatius (taolu nanquan & nangun putra) dan Nandhira Mauriskha (taolu chanquan putri).
Pencapaian ini lebih baik dari The World Games edisi sebelumnya pada 2017 di Wroclaw, Polandia. Ketika itu, Indonesia wakil satu-satunya Ashari Fajri yang turun cabang panjat tebing nomor speed putra belum mampu meraih medali.
Baca Juga: Klasemen Akhir Grup Piala AFC 2022: PSM Makassar Lolos Sebagai Juara Grup, Bali United Tersingkir
Berita Terkait
-
Indonesia Diminta Mendekat ke BRICS Pasca Trump Umumkan Tarif Impor AS
-
Sandy Walsh Tuntut Main Penuh, Yokohama Marinos Dalam Bahaya, Kok Bisa?
-
Kata AFC dan Media Asing Soal Ole Romeny Pecundangi Striker Inter Milan
-
Sederet Keistimewaan Tristan Gooijer: Pantas Bikin PSSI Kepincut
-
Sepak Terjang Yaman U-17, Bisa Jadi Lawan Terberat Timnas Indonesia di Piala Asia U-17 2025
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan