SuaraJogja.id - Pascagelombang tinggi yang menghantam lapak di kawasan Pantai Depok, pemkab Bantul memasang papan larangan untuk mendirikan bangunan di tepi pantai. Pemasangan tersebut bertujuan untuk melindungi para pedagang dari ancaman gelombang yang tergolong masih tinggi hingga hari ini.
“Karena dalam beberapa hari menurut BMKG gelombang pasang masih terjadi maka dilakukan tindakan sementara,” kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih saat mendampingi kunjungan kerja di Pantai Depok, Selasa (19/7/2022) kemarin.
Tindakan pemasangan papan tersebut merupakan solusi jangka pendek, sementara dalam jangka panjang akan dilakukan penataan ulang dengan membatasi lapak 200 meter dari bibir pantai.
“Akan ada penataan dimana bangunan harus ditarik mundur semuanya sekitar 200 meter,” ujarnya.
Akibat hantaman gelombang tinggi yang terjadi pada Sabtu (16/7/2022) sebanyak 8 bangunan semi permanen mengalami kerusakan dengan estimasi kerugan Rp5 juta per warungnya. Selain itu juga beberapa peralatan nelayan mengalami kerusakan.
“Ada sarana prasarana perikanan yang tangkap yang rusak antara lain perahu katir patah dan ada perahu badannya bocor akibat benturan air laut meluap yang diperkirakan kerugian mencapai Rp 2,5 juta,” imbuhnya.
Berita Terkait
-
Sri Sultan HB X Tinjau Kawasan Pesisir Bantul, Minta Kawasan Pantai Depok Segera Ditata Ulang Supaya Lebih Nyaman
-
Tinjau Kawasan Pesisir Bantul, Sri Sultan HB X Minta Kawasan Pantai Depok Ditata Ulang agar Lebih Nyaman
-
Laga Perdana Tak Mudah, PSS Sleman Tingkatkan Power di Pantai Depok
-
FOTO: Suasana Terkini Aktivitas di Pantai Depok Usai Dihantam Gelombang Tinggi
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
RPH Giwangan Siapkan Kuota 465 Hewan Kurban, Pemkot Yogya Larang Keras Panitia Cuci Jeroan di Sungai
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Imigrasi Yogyakarta Kembali Gagalkan Keberangkatan 3 Pria Diduga Jemaah Haji Non-Prosedural
-
Jangan Asal Perluas! Pemda DIY Tuntut Sistem MBG Dibenahi Total Sebelum Masuk Kampus
-
Usulan Pahlawan Nasional Sultan HB II Menanti Persetujuan Keraton Yogyakarta hingga Presiden Prabowo