SuaraJogja.id - Tindak kejahatan dapat terjadi dimana saja selagi ada kesempatan. Tak terkecuali siapapun juga bisa menjadi korban tindak kriminal salah satunya penumpang kendaraan umum.
Tindak kejahatan yang sering terjadi di kendaraan umum salah satunya aksi pencopetan di dalam angkutan umum kota atau anagkot.
Terbaru, seorang penumpang memergoki aksi pencopetan yang dilakukan oleh seorang pria saat di dalam angkot.
Menariknya, penumpang tersebut berpura-pura sedang menelfon temannya saat hendak merekam aksi pencopet yang tengah menggambil barang berharga dari korbannya.
Baca Juga: Aksi Pencopetan di Alun-alun Kota Bogor Viral di Medsos, Polisi Buru Pelaku
Unggahan video tersebut dibagikan oleh akun Instagram @underc0ver.id pada Kamis (28/7/2022) dan menjadi viral di media sosial.
Berdasarkan informasi dalam unggahan, disebut aksi pecopetan tersebut terjadi di daerah Kecamatan Medan Amplas.
"Seorang netizen menelfon namun ternyata di amerekam aksi pencopetan di dalam angkutan umum. Lokasi Kejadian di Kecamatan Medan Amplas," tulis keterangan unggahan dikutip SuaraJogja.id pada Jumat (29/7/2022).
Dalam unggahan video yang beredar, tampak seorang terduga pelaku copet memakai kaus berwana coklat muda duduk di dekat pintu angkot.
Sementara itu, di sebelah pria tersebut duduk seorang penumpang wanita yang notabenenya ibu-ibu berbaju merah.
Baca Juga: Viral Aksi Pencopetan di Terminal Pulogadung, Tertangkap Kamera Milik Warga
Tampak pelaku menggunakan tas ransel miliknya untuk menutupi tangannya yang tengah beraksi mencuri barang berharga milik ibu-ibu teresebut daridalam tas selempang yang terletak di bagian depan badan.
Penunpang pria yang merekam aksi kriminal tersebut pun langsung mengarahkan kamera poselnya ke arah pelaku yang tengah melancarkan aksinya. Bahkan perekam berpura-pura menelfon temannya cukup lama untuk merekam perbuatan kriminal pencopet tersebut.
Sayangnya, korban tak kunjung sadar saat pelaku tengah menggeledah diam-diam tas milik korban.
Unggahan tersebut pun menuai beragam komentar dari warganet.
"Kadang kalo mau langsung negur pun resiko buat yang negur, karena aksi copet gitu dia ngga sendiri. Tapi banyak komplotan yang siap backing dia kalo ketangkep," tulis @luhuradiprasojo.
"Si ibu dipepet diem aja, geser napa," tulis @tina.lukman.
"Dari awal sudah mencurigakan, muka masnya tegang banget. Naro tasnya di atas ngga wajar, isi tasnya gede banget, kursi di dalem kosong tapi duudknya mepet ke si ibu di pintu," tulis @arapuella.
"Telepon sambil cerita-cerita copet harusnya, biar gagal pencopetannya," tulis @mas_den88.
"Wah mantap ne mas nya, buat bukti," tulis @fadilahangelia.
Kontributor : Gita Putri Rahmawati
Berita Terkait
-
WhatsApp Luncurkan 3 Pembaruan di Fitur Panggilan Telepon
-
Oknum Prajurit Bunuh Jurnalis Juwita di Kalsel, TNI AL Minta Maaf ke Keluarga Korban
-
Lebih 50 Ribu Nyawa Melayang: Perempuan dan Anak Jadi Korban Mayoritas Agresi Israel
-
Seorang Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Usai Lalukan Rudapaksa Terhadap Anak SMP
-
Seorang Polisi Jadi Korban Begal di Cikarang, Honda Scoopy Miliknya Dibawa Kabur
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Prabowo Didesak Rangkul Pengusaha, Tarif Trump 32 Persen Bisa Picu PHK Massal di Indonesia?
-
Viral, Mobil Digembosi di Jogja Dishub Bertindak Tegas, Ini Alasannya
-
Tanggapi Langkah Tarif Trump, Wali Kota Jogja: Kuatkan Produk Lokal!
-
Masa WFA ASN Diperpanjang, Pemkot Jogja Pastikan Tak Ganggu Pelayanan Masyarakat
-
Kurangi Kendaraan Pribadi Saat Arus Balik, Menhub Lepas 22 Bus Pemudik di Giwangan