SuaraJogja.id - Media Officer PSSI Bandung Saputra memastikan bahwa kericuhan yang sempat terjadi di kampus Universitas Islam Indonesia (UII) kemarin tak mengganggu jalannya latihan Timnas Singapura U-16.
Diketahui bahwa skuad Timnas Singapura U-16 menjalani latihan untuk laga lanjutan Piala AFF U-16 2022 di lapangan Universitas Islam Indonesia atau UII Training Ground pada Senin (1/8/2022) kemarin.
"Itu kejadian kemarin sore. Intinya Singapura tidak terganggu. Karena emang latihannya sudah mau selesai gitu dan akhirnya menyelesaikan (latihan). Nah kebetulan ada keributan itu," kata Bandung saat dihubungi awak media, Selasa (2/8/2022).
Disampaikan Bandung, antara lokasi lapangan tempat latihan dan titik kericuhan sendiri memang cukup berjarak. Sehingga, keributan tak berdampak secara langsung pada latihan skuad Singapura.
"Hari ini mereka latihan di situ juga. Tapikan keributannya itu sebenarnya tidak di depan lapangan, agak jauh. Jadi enggak masalah sih, istilahnya bagi tim Singapura gitu. Mereka tidak terganggu latihan dan latihannya berjalan, tidak batal," tegasnya.
Sejauh ini, kata Bandung, Timnas Singapura juga tak menyampaikan keluhan atau komplain apapun kepada PSSI terkait kejadian tersebut.
"Cuma yang di sosmed itu kan ada narasi batal latihan ya, itu enggak batal," imbuhnya.
Ditambahkan Bandung, pihaknya cukup menyayangkan peristiwa kurang mengenakkan tersebut. Mengingat saat ini Indonesia tengah menjadi tuan rumah di ajang Piala AFF U-16.
"Ya istilahnya kita ini kan lagi ajang internasional ya piala AFF. Diharapkan kita juga menunjukkan kita sebagai tuan rumah yang baik dalam hal apapun," harapnya.
Baca Juga: Laga Kedua Piala AFF U-16 Lawan Singapura, Pelatih Indonesia Siapkan Rotasi Pemain
Termasuk kita juga mohon dukungan dan ini istilahnya kita sama-sama karena kan ini event internasional, semua pandangan tertuju kan, kalau melakukan tindakan kurang berkenan ya pasti efeknya jadi kurang baik lah, untuk kita sendiri," sambungnya.
Hingga berita ini dibuat, pihak UII termasuk Rektor UII Fathul Wahid masih belum memberikan informasi lebih lanjut terkait dengan kericuhan yang terjadi di kampusnya tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha