SuaraJogja.id - Melewati jembatan menjadi tantangan tersendiri bagi pengendara sepeda motor. Apalagi kalau jembatan yang dilewati cenderung ekstrim karena memiliki ukuran yang jalan yang kecil sehingga susah untuk dilewati.
Salah satu jembatan ekstrim yang viral di Indonesia adalah jembatan yang berada di Kelurahan Simalungun, Pematang Siantar, Sumatra Utara. Jembatan ini viral karena memiliki ukuran yang sangat sempit dan tidak ada pembatas.
“Jembatan yang pernah viral di Simalungun, Siapa yg udah pernah melintas disini? Kalo lewat dari sini tetap hati-hati ya gess,” tulis akun @lingkarsumut yang memposting video ini.
Parahnya lagi, jembatan ini tergolong tinggi dan di bawahnya ada jurang yang terjal. Alhasil ketika berada di jembatan tersebut banyak orang yang sangat berhati-hati, meski merasa deg degan ketika melaluinya.
Salah satunya pengendara motor ini. Dalam video terlihat seorang pengendara motor, beserta satu penumpang di belakang merekam momen ketika melewati jembatan viral tersebut.
“Awalnya doi semangat banget mau melewati jembatan ini. Aku disini sudah takut karena phobia ketinggian,” kata pengendara tersebut.
Mereka pun akhirnya berjalan menyusuri jembatan viral itu. Caranya dengan fokus mengendarai dan tidak berani menoleh sekitar, karena jembatan ini cukup sempit, dan di bawahnya terdapat jurang yang cukup tajam.
“Masalahnya ini jembatan gak ada pembatasannya. Aku gak berani melihat ke kiri, ke kanan dan ke bawah,” imbuhnya.
Apalagi ketika mereka mulai panik, saat berada di tengah-tengah jembatan sehingga membuat situasi menjadi tegang. Untungnya mereka bisa melewati jembatan tersebut, dan memutuskan berhenti sejenak untuk menenangkan diri.
Baca Juga: Salfok dengan Kuli Bangunan Berhitung, Warganet: Matematikanya Harus 80
“Disini doi mulai panik dan takut ketinggian disana. Alhamdulillah kita bisa melewatinya. Kita berhenti sebentar karena doi deg-degan," tambahnya.
Kisah pengendara sepeda motor yang lemas, karena melewati jembatan viral ini mendapatkan reaksi beragam dari warganet. Banyak yang merasa ketakutan apabila melewati jembatan tersebut.
“Dia yang lewat, aku yang tahan nafas,” balas warganet.
“Oleng dikit langsung beda alam,” ungkap warganet.
“Ngeliatnya aja kaki saya sudah gemetaran. Apalagi melihatnya langsung,” komentar warganet.
Video jembatan ekstrim ini mendapatkan 31 ribu lebih llikes, dan komentar dari warganet di Instagram.
Berita Terkait
-
Salfok dengan Kuli Bangunan Berhitung, Warganet: Matematikanya Harus 80
-
Viral Ustadz Hanan Attaki Cerita soal Pria Bersedekah kepada Pencuri dan Pelacur, Fakta Dibaliknya bikin Takjub
-
Mengharukan, Driver Ojol Tabung Tip Penumpang untuk Orang Paling Spesial, Ternyata Ingin Menghadiahi Diri Sendiri
-
Video Viral Kominfo Dapat Tarian Terima Kasih dari Pria Afrika Usai Buka Blokir Steam
-
Video Viral Emak-emak Marahi dan Bawa Pedagang Nasi Padang Cabul ke Polisi
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sekolah Dilarang Paksa Siswa Pakai Seragam Baru, MPLS Tak Boleh jadi Ajang Perundungan
-
Musim Kemarau di Jogja Makin Ekstrem, Pakar Minta Warga Terapkan Konservasi Air
-
Ketika Sekolah Lain Berebut Murid, SMP Gotong Royong Memilih Merangkul Anak yang Hampir Terlupakan
-
Militerisasi Kehidupan Sipil Tak Menyejahterakan Rakyat, Hanya Menyenangkan Pemimpin
-
Dosen Farmasi UMY Dinonaktifkan Buntut Dugaan Pelecehan, Kampus Telusuri Korban Lain