SuaraJogja.id - Suara Community Institute (SCI) batch 2 mulai diselenggarakan pada Sabtu, 6 Juli 2022. Bertempat di Kampus II UPN Veteran, kegiatan ini diikuti oleh 20 peserta dengan latar belakang yang berbeda dan berasal dari beberapa universitas di Yogyakarta.
Hari pertama para peserta mendapatkan materi mengenai digital journalism oleh Rima Sekarani, yang merupakan bagian dari tim redaksi Suara.com. Dalam kesempatan ini Rima menyampaikan beberapa hal penting terkait dasar-dasar jurnalistik secara teori.
Selain mendapatkan materi digital journalism secara teoritis, para peserta juga dilatih untuk melakukan praktik melalui simulasi liputan. Simulasi ini dilakukan agar para peserta mempunyai bekal bagaimana melakukan liputan secara langsung di lapangan.
Ketua Panitia SCI Adelaide mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program inkubasi bagi mahasiswa yang ingin mempelajari jurnalistik, sehingga tujuan dari program ini adalah memberikan wadah bagi mahasiswa untuk belajar dari orang-orang yang sudah lama terjun ke dunia media.
Baca Juga: Suara Community Institute Batch 2 Kembali Hadirkan Inkubasi Digital Journalism untuk Anak Muda
"Melalui SCI ini kami ingin memberikan wadah bagi mahasiswa untuk belajar dari ahlinya dan memberikan mereka pandangan langsung," katanya, Sabtu (6/8/2022).
Selain itu, diselenggarakannya SCI juga bertujuan untuk memperluas jaringan dan komunitas Suara.com dalam ranah offline. Diharapkan melalui program ini, para peserta dapat melanjutkan bekerja di media sesuai dengan kompetensi yang dimiliki.
"Harapannya peserta SCI dapat melanjutkan pekerjaan mungkin di yoursay.id maupun meneruskan SCI berikutnya," terangnya.
Sebelumnya, Suara Community Institute diselenggarakan kali pertama pada awal tahun 2022 dengan materi digital journalism dan video content creation. Pada batch 2 ini SCI menambahkan materi lain yang sama pentingnya untuk membekali para peserta, yaitu creative thinking dan social media.
"Materi creative thinking diberikan agar peserta dapat diasah cara berpikir dan berprosesnya, sementara social media diberikan karena sekarang sosial media menjadi hal yang penting untuk menerima maupun memberikan informasi," tambahnya.
Baca Juga: Suara Community Institute Kembali Hadir, Digelar Selama 4 Hari di Kampus II UPN Veteran
Antusiasme peserta nampak melalui sesi tanya jawab yang dilemparkan oleh pemateri. Salah satu peserta yang aktif memberikan pertanyaan, Rizky Fajar (22), menyatakan, melalui pelatihan ini, dirinya makin mengetahui hal-hal penting terkait jurnalistik.
Berita Terkait
-
Penuh Keseruan, Suara Community Institute Batch 2 Hadirkan Beragam Topik Kreatif
-
Siap Lahirkan Content Creator Andal, Suara Community Institute Kembali Hadir
-
Tak Hanya Belajar Teori, Ini Keseruan di Balik SCI Batch 2
-
Suara Community Institute: Belajar Langsung dengan Mentor Profesional pada Bidangnya
-
Program Suara Community Institute Ke-2, Cara Seru Mengisi Libur Mahasiswa
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Cerita UMKM Asal Bantul Dapat Pesanan dari Amerika di Tengah Naiknya Tarif Impor Amerika
-
Diserbu 110 Ribu Penumpang Selama Libur Lebaran, Tiket 50 Perjalanan KA YIA Ludes
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah