SuaraJogja.id - Kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sleman menerima laporan adanya lima partai politik (parpol) baru yang resmi mendaftar akan ikut Pemilu 2024 di Kabupaten Sleman.
Staf Bidang Politik Dalam Negeri, Kesbangpol Sleman Eka Sumarwan mengungkap, pada Pemilu 2019 di Kabupaten Sleman, ada 16 parpol yang menjadi peserta. Dengan lima parpol baru tadi mendaftarkan kepengurusannya, maka total sedianya ada 21 parpol yang akan ikut kontestasi Pemilu 2024 di daerah setempat.
"Lima parpol baru ini, antara lain, Partai Gelora, Partai Ummat, Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Kedaulatan Rakyat dan Partai Buruh," ujar Eka, Senin (8/8/2022).
Eka menerangkan, bagi parpol baru, Kesbangpol hanya punya kewenangan untuk registrasi dengan syarat telah terdaftar badan hukum dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).
"Persyaratan lolos mengikuti pemilu atau tidak, diserahkan sepenuhnya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara Pemilu melalui serangkaian tahapan yang telah ditentukan," tuturnya.
Apabila ada pergantian susunan kepengurusan, parpol juga diminta melapor ke Kesbangpol.
Menurut Eka, menjelang tahun politik ada beberapa parpol wakil di Sleman yang sudah terdaftar dan berganti kepengurusan. Satu di antaranya, Partai Demokrat.
"Partai Demokrat di Sleman kemarin siang sudah melapor. Kemudian Partai Berkarya juga kepengurusan baru, tapi laporannya belum masuk, baru koordinasi," kata dia.
Dari 21 partai politik yang terdaftar di Sleman tadi, ada dua parpol lama yang masih ditunggu laporan susunan kepengurusannya.
Baca Juga: Kesbangpol Benua Etam Beberkan Banyak Peluang dari Perpindahan IKN ke Kaltim, Apa Itu?
"Nanti jika sampai mendekati pemilihan umum dan tidak registrasi ulang, maka parpol tersebut bisa dicoret," sebutnya.
Sebelumnya diberitakan, tahapan Pemilu 2024 sudah berjalan dengan agenda pendaftaran partai politik dan penyampaian dokumen pendaftaran yang dimulai 1-14 Agustus 2022 di KPU RI.
Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Sleman Noor Aan Muhlishoh menyebut, KPU di tingkat Kabupaten tidak menerima dokumen apapun terkait proses pendaftaran partai politik.
Walau demikian, selama proses pendaftaran itu, KPU Sleman membuka layanan helpdesk untuk memfasilitasi parpol calon peserta pemilu.
Helpdesk melayani hal-hal konsultasi terkait pendaftaran, verifikasi, penetapan parpol peserta pemilu kepada parpol calon peserta pemilu.
Selain itu melayani konsultasi dan fasilitasi penggunaan sipol.
Berita Terkait
-
Belum Kapok, Ahmad Dhani Siap Nyaleg Lagi di Pemilu 2024 dan Optimis Menang
-
5 Fakta Prabowo dan Cak Imin Kompak Datang Bareng ke KPU Daftar Pemilu 2024
-
Kocak! Cak Imin Gelar 'Imam Bonjol Fashion Week' Sebelum Daftar Pemilu 2024
-
Isi Surat Bharada E Pada Keluarga Brigadir J Menyentuh: Meminta Maaf, Berbelasungkawa Dan Memanggil Abang
-
Mau Nyaleg Lagi Dari Gerindra Pada 2024, Ahmad Dhani Ingin Masuk Komisi III DPR RI
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Segera Diadili Pengadilan, 13 Tersangka Kasus Little Aresha Dipindah ke Lapas Perempuan Gunungkidul
-
Chapter Jogja 2026 Perkuat Sirkulasi Ekosistem Seni Rupa Kontemporer Yogyakarta
-
Hakim Sebut Tak Terbukti Berperan Aktif, Raudi Akmal Kini Jadi Tersangka Dana Hibah pariwisata
-
Data Pusat Tak Akurat, DPRD Jogja Desak Aturan Lokal agar Bantuan Pendidikan Tepat Sasaran
-
MJM 2026: Bank Mandiri Hadirkan Mandiri Bakti Kesehatan, Dukung UMKM dan Warisan Budaya Yogyakarta