SuaraJogja.id - Kasus kematian Brigadir Nofriansyah Joshua Hutabarat atau Brigadir J menjadi pusat sorotan publik saat ini, terlebih setelah eks Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka kasus penembakan Brigadir J, yang juga bertugas sebagai sopir Ferdy Sambo, itu. Insiden yang menelan nyawa Brigadir J tersebut terjadi di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri, Duren Tiga, Pancoran, Jakarta, Jumat (8/7/2022).
Kekinian, ada empat orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka: Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, asisten pengawal pribadi Ferdy Sambo; Bripka Ricky Rizal atau Bripka RR, ajudan Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo; Kuwat Maruf atau KM, sopir Putri; dan Ferdy Sambo.
Adapun peran masing-masing tersangka dalam kejadian telah diungkap kepolisian. Bharada E, yang memang dikenal jago tembak, melakukan penembakan pada Brigadir J, sedangkan Bripka RR membantu dan menyaksikan penembakan.
Sementara itu, kurang lebih sama seperti Bripka RR, KM turut membantu dan menyaksikan penembakan, dan Ferdy Sambo disebutkan sebagai pihak yang memerintahkan penembakan dan membuat skenario supaya insiden di rumah dinasnya itu seolah-olah merupakan kejadian tembak-menembak.
Di sisi lain, publik juga dibuat bertanya-tanya dengan pangkat setiap polisi yang terlibat sebagai tersangka maupun korban. Untuk penjelasan tersebut, perlu diketahui bahwa dalam Polri ada 22 pangkat yang dibagi ke dalam tiga golongan dari yang tertinggi hingga terendah: perwira, bintara, dan tamtama. Selengkapnya, simak daftar di bawah ini:
Perwira
Perwira Tinggi (Pati)
1. Jenderal Polisi
2. Komisaris jenderal Polisi (Komjen Pol)
3. Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol)
4. Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol)
Perwira Menengah (Pamen)
5. Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol)
6. Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP)
7. Komisaris Polisi (Kompol)
Perwira Pertama (Pama)
8. Ajun Komisaris Polisi (AKP)
9. Inspektur Polisi Satu (Iptu)
10. Inspektur Polisi Dua (Ipda)
Bintara
Bintara Tinggi
11. Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu)
12. Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda)
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Benny Mamoto yang Jadi Bulan-bulanan Publik karena Pernyataan Kontroversialnya di Kasus Brigadir J
-
Kasus Jenderal Bunuh Ajudan, Keluarga Minta Jokowi Pulihkan Nama Baik dan Angkat Brigadir J jadi Pahlawan Polri
-
Ibu Brigadir J Syok Saat Tau Anaknya Dibunuh Irjen Ferdy Sambo
-
Jadi Otak Pembunuhan Brigadir J, Berikut Ini Profil Irjen Ferdy Sambo, Pernah Jadi Kasat Reskrim Polres Bogor
-
Ferdy Sambo Jadi Tersangka Kematian Brigadir J Publik Angkat Lagi Peristiwa KM50, Ada Apa?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
DPRD Kritik Kesiapan Liburan di Jogja, Wisatawan Terancam Kesulitan Akses ke Malioboro
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik