SuaraJogja.id - Gara-gara sakit punggung bagian bawah, juara empat kali Grand Slam Naomi Osaka mundur dari pertandingan pertamanya dalam turnamen WTA Toronto Masters, Selasa (9/8/2022). Pasalnya, menjelang US Open, ia tak ingin terjadi cedera parah pada tubuhnya.
Petenis Estonia Kaia Kanepi maju ketika Osaka tidak melanjutkan pertandingan saat tertinggal 6-7 (7/4), 0-3. Kanepi, runner-up di Washington pekan lalu, membutuhkan 71 menit di lapangan saat ia mematahkan servis tiga kali sebelum bintang asal Jepang itu menyatakan mundur.
Kalah membuat Osaka emosional menangis.
"Saya merasakan punggung saya sejak awal pertandingan dan kendati berusaha untuk melaluinya, saya tidak bisa melakukannya hari ini," kata Osaka seperti dikutip AFP.
"Saya ingin memberi pujian kepada Kaia karena bermain bagus dan mengharapkan yang terbaik baginya sepanjang sisa turnamen."
Osaka hanya bermain enam pertandingan dengan rekor (menang-kalah) 2-4 sejak kalah pada final Miami awal April lalu oleh petenis nomor satu dunia Iga Swiatek.
Kanepi (37), memenangi satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya lima tahun lalu dalam tiga set di US Open.
"Saya mencoba memainkan permainan saya dan tetap agresif. Ini pertandingan yang sangat ketat," kata Kanepi. "Saya merasa saya membutuhkan sedikit waktu lagi untuk membiasakan diri dengan hal baru, tapi setelah itu saya merasa nyaman."
Juara bertahan US Open Emma Raducanu dari Inggris Raya tersingkir pada putaran pertama, kalah 6-7 (7/0), 2-6 dari petenis Italia Camila Giorgi.
Baca Juga: Sakit Punggung, Naomi Osaka Mundur dari Laga Pembuka di Toronto
Kendati mengalami kemunduran di kota kelahirannya 19 tahun lalu, Raducanu mempertahankan semangatnya saat waktunya mempertahankan gelar US Open semakin dekat.
"Itu pertandingan yang sangat bagus, jujur saja," kata Raducanu. "Levelnya cukup tinggi, terutama pada set pertama.
"Camila adalah lawan yang hebat. Ia memenangi turnamen ini tahun lalu. Saya hanya perlu lebih baik dalam menghadapi pemain yang bermain mungkin secepat dia."
Juara bertahan WTA Canadian Giorgi memenangi pertarungan set pertama dan melaju pada set kedua melawan petenis Inggris berusia 19 tahun, yang upayanya untuk mempertahankan gelar di New York akan dimulai dalam kurang dari tiga pekan.
Petenis Italia yang penuh semangat itu tertinggal oleh break pada kedua set namun menunjukkan semangatnya dengan memenangi enam gim terakhir pertandingan tersebut.
Giorgi hanya membutuhkan satu jam lebih dan tiga perempat jam untuk maju ke putaran kedua atas unggulan kesembilan yang menembus 10 peringkat teratas dalam kurang dari satu bulan lalu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Kisah Mahasiswa Yogyakarta: Ubah Hambatan Kerja Paruh Waktu Jadi Peluang Karier
-
Bantul Siaga! Puncak Musim Hujan 2026 Ancam Bencana Cuaca Ekstrem
-
Berkinerja Positif, BRI Raih 10 Prestasi Terbaik di Sepanjang Tahun 2025
-
Waspada! Ini 3 Titik Kemacetan Paling Parah di Yogyakarta Saat Malam Tahun Baru
-
Lestarikan Warisan Budaya Jawa, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Hadirkan Jampi Pawukon bagi Para Tamu