SuaraJogja.id - Gembira Loka (GL) Zoo destinasi wisata di Kota Yogyakarta akan menyelenggarakan berbagai kegiatan spesial untuk memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Kemerdekaan RI, salah satunya membagikan tiket gratis untuk pengunjung beruntung, lomba serta upacara bendera.
“Setelah dua tahun tidak menyelenggarakan kegiatan apapun karena pandemi, maka untuk pertama kalinya pada tahun ini kami kembali menggelar berbagai kegiatan spesial HUT Kemerdekaan RI,” kata Marketing GL Zoo Yosi Hermawan dikutip dari Antara, Rabu (10/8/2022).
Tepat pada Rabu, 17 Agustus, akan digelar upacara bendera peringatan kemerdekaan RI yang dihadiri karyawan destinasi wisata tersebut serta lomba video reels bagi pengunjung dengan tema kemerdekaan.
“Kami bekerja sama dengan sejumlah rekanan wisata, seperti perhotelan untuk menyediakan hadiah. Misalnya voucher hotel,” katanya.
Selain itu, tempat wisata tersebut juga menyiapkan tiket gratis bagi pengunjung yang lahir pada 17 Agustus dan dimungkinkan untuk pengunjung yang bernama Agus.
“Tentu banyak orang yang bernama Agus sehingga kami pun menyiapkan tiket masuk gratis bagi mereka. Tetapi untuk saat ini jumlahnya masih dibatasi, 77 tiket,” katanya.
Pembatasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi membludaknya minat pengunjung untuk datang ke GL Zoo pada saat yang bersamaan sehingga situasi sulit dikendalikan. “Apalagi masih dalam pandemi sehingga situasi pengunjung juga tetap harus bisa dikondisikan dengan baik,” katanya.
Pemberian tiket masuk gratis ke GL Zoo tersebut juga akan terus dievaluasi sehingga dimungkinkan dilakukan penyesuaian berdasar perkembangan situasi dan kondisi di lapangan.
Harga tiket masuk GL Zoo Rp60.000 pada Senin-Jumat dan saat akhir pekan atau libur nasional Rp75.000 per pengunjung.
Baca Juga: Libur Tahun Baru Kunjungan Wisatawan GL Zoo Meningkat, Pengelola Sebut Capai 5.000 Orang
Agustus, lanjut Yosi, masuk dalam kategori low season sehingga jumlah pengunjung di destinasi wisata tersebut tidak terlalu banyak, rata-rata 1.000 orang per hari atau 2.000-4.000 orang saat akhir pekan dan hari libur nasional.
Rata-rata jumlah pengunjung tersebut lebih sedikit dibanding pengunjung pada bulan sebelumnya yang bisa mencapai 2.000-3.000 orang pada hari biasa.
Pada tahun ini, Yosi mengatakan, tempat wisata tersebut banyak melakukan pembenahan terhadap fasilitas yang dimiliki seperti kereta, kapal, dan halte kereta karena tiket masuk sudah termasuk untuk kedua fasilitas tersebut.
“Kami juga mempersiapkan zona primata guna melengkapi zona-zona lain yang sudah ada seperti zona reptil, cakar, dan burung.
Berita Terkait
-
Ikut Meriahkan HUT RI, Tunanetra di Temanggung Lomba Jalan Cepat
-
Perayaan 17 Agustus, Bule Ikut Memeriahkan Perlombaan HUT Kemerdekaan RI
-
Mengenal Asa Usul Panjat Pinang, Perlombaan 17 Agustus yang Sudah Ada Sejak Zaman Belanda
-
Viral Aksi Anak SD Ikut Lomba 17-an Suapi Ibu Ini Bikin Ngakak, Warganet: Bar-Bar
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026