SuaraJogja.id - Nguyen Quoc Tuan memberikan pujian yang sebesar-besarnya kepada Timnas Indonesia U-16 setelah anak asuh Bima Sakti memberikan Guard of Honor kepada pemain Vietnam U-16.
Para punggawa skuat Garuda Asia membuat barisan penghormatan kepada tim Vietnam U-16 sepanjang menuju podiam. Anak asuh Bima Sakti tersebut menyempatkan untuk bersalaman dengan staf pelatih dan punggawa Vietnam U-16.
Tindakan yang dilakukan oleh Timnas Indonesia U-16 mendapatkan pujian dari pelatih Vietnam Nguyen Quoc Tuan. Meskipun dalam pertandingan tampak dia bersitegang dengan wasit dan mendapatkan kartu merah.
Menurut Nguyen Quoc Tuan tindakan yang dilakukan oleh punggawa Garuda Asia dinilai dapat meredakan kekecewaan yang dirasakan oleh skuat Vietnam U-16.
"Tadi itu gestur yang sangat bagus dari timnas Indonesia. Entah bagaimana mampu meredakan kekecawaan kami atas kekalahan pertandingan malam ini," ucap Nguyen Quoc Tuan saat sesi jumpa pers.
Selain itu Nguyen Quoc Tuan mengungkapkan jika timnya sudah bermain semaksimal mungkin meskipun berada di bawah tekanan suporter Indonesia, namun dia menyanyangkan hingga berakhirnya pertandingan anak asuhnya tidak bisa membuat perbedaan.
Di sisi lain, para netizen menyoroti perilaku pemain Vietnam bernomor punggung 4 yang tak lain adalah kapten tim yang dinilai songong oleh mereka. Bahkan ada juga yang mencari akun Instagram sang pemain.
"Ow iya.. Ada yang liat gak kaptennya Vietnam pas lewatin Guard of Honor nya pemain Timnas U16?? Songoong beeneerr," ungkap salah seorang netizen.
"Iya pura ga mau liat kiri kanan sambil jalan pincang no punggung 4 trus ga mau tos jg semalam," kata netizen yang lain.
Baca Juga: Tumbang dari Timnas Indonesia U-16, Pelatih Vietnam U-16 Salahkan Suporter dan Wasit
"G captain bietnam ya apa gaes mau silaturahmi nh," tanya netizen satunya.
"Iye..yg lainnya pada TOS..die man lewat aj dgn wajah songongnya..lu kire kmi2 ini takut....ya gak lah," ucap netizen lainnya.
"Msh bocil udah songong tuh bocah,tandain ajh dia 4 th kedepan...." ujar netizen lain.
"Kita kasih contoh mereka ap itu sportifitas dan fair play dan anti match fixing," tutur netizen yang satunya.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
-
Atmosfer Suporter Indonesia di Piala AFF U-16 Luar Biasa, Wasit Asal Brunei Takjub
-
Netizen Perdebatkan Iwan Bule dan Menpora Ikutan Angkat Trofi AFF U-16
-
Buntut Teriakan Lokal Pride oleh Markus Horison Bikin Publik Mengamuk: No Respect!
-
Video Viral Bima Sakti Didik Kedisiplinan Pemain Timnas Indonesia U-16 Melalui Salat Berjamaah, Telat Dapat Denda
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kolaborasi Positif Mandiri Jogja Marathon 2026: Dari Lintasan Lari untuk Kesejahteraan Masyarakat
-
Dana Keistimewaan Disunat Rp200 Miliar, Proyek Alun-alun Pakualaman Jadi Korban
-
Intel Nekat Masuk UMY Usai Demo, Ratusan Mahasiswa Kepung dan Amankan Anggota Polda DIY
-
Muhammadiyah Desak Pembenahan Total Program MBG di Tengah Gelombang Kritik
-
Diskusi di UGM Dibubarkan Paksa, Mahasiswa Lintas Kampus DIY: Ini Ancaman Serius Demokrasi!