SuaraJogja.id - Hari kedua Indonesian Custom Show yang digelar di Jogja Expo Center (JEC) pada Minggu (14/8/2022) masih menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat. Para pecinta otomotif terus berdatangan melihat berbagai kreasi motor dan mobil kustom.
Meskipun dihelat di Jogja, nyatanya Indonesian Custom Show tidak hanya dikunjungi oleh warga kota gudeg saja. Seperti salah satunya Satria (47) warga Surabaya yang secara khusus menyempatkan diri datang ke acara tersebut.
"Ya senang otomotif saja. Saya kebetulan asli Jogja tapi tinggal di Surabaya. Cuma ya ke sini karena ada ini (Indonesian Custom Show) sekalian nyambangi ibu," ujar Satria, ditemui di JEC.
Kendati tidak memiliki motor atau mobil kustom sendiri, Satria memang datang sebagai pecinta otomotif saja. Ia mengagumi bagaimana karya-karya otomotif itu dihasilkan.
Belum lagi dengan sederet mobil atau motor klasik yang juga dipamerkan dalam event kali ini. Menurutnya dari sana ia banyak belajar tentang sejarah Indonesia khususnya di bidang otomotif.
"Saya suka sejarahnya, ini juga bagian dari sejarah Indonesia. Zaman mbah dulu cuma bisa dengar cerita cuma ya nggak mengalami. Jadi ini sekaligus belajar," ungkapnya.
Ia sendiri termasuk yang senang menggunakan kendaraan klasik di rumah.
"Kalau kustom tidak ada, cuma motor kebutuhan sehari-hari aja. Ada motor Astrea Grand 97 sama Mio saja. Motor-motor itu aja. Standar aja. Masih dirawat dan digunakan," terangnya.
Pengunjung lainnya, Endang (29) mengaku sudah datang sejak hari pertama. Ajang Indonesian Custom Show dimanfaatkan sebagai kopi darat (kopdar) dengan teman-teman komunitas lainnya.
"Udah dari kemarin sih datang. Kumpul-kumpul sekalian sama teman sekomunitasa aja," ungkap Endang.
Ia menilai perhelatan kali ini makin dimeriahkan oleh kustom-kustom yang berkelas dari seluruh builder.
"Makin gokil sih tahun ini. Udah dua tahun absen makin keren-keren," ujarnya.
Diketahui Indonesian Custom Show dihelat kali pertama setelah tertunda 2 tahun akibat pandemi Covid-19. Bertempat di Jogja Expo Center (JEC) gelaran otomotif ini dibuka pada Sabtu (13/8/2022) dan diselenggarakan selama 2 hari oleh PT Jogja Hahe Hahe.
Digelar menjelang hari kemerdekaan Indonesia, event ini mengangkat tema "Pride and Nationalism" dengan harapan dapat mewujudkan kemerdekaan dan kebanggaan pelaku custom di Indonesia. Terkait tema yang diangkat, kebebasan berekspresi ditunjukkan para penggiat otomotif yang tak sedikit menerapkan unsur kedaerahan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Motor Listrik Rakitan Siswa SMK Ini Tembus 132 Km/Jam, Suaranya Nyaris Tak Terdengar
-
Rupiah Melemah, Biaya Produksi Pertanian di Jogja Naik, Pemda DIY Siapkan Pemetaan Dampak ke Petani
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?