"Korban hanya terjepit reruntuhan, tidak ada luka," tuturnya.
Usai mendapatkan laporan tersebut, BBPD bersama relawan langsung menuju ke lokasi melakukan asesmen. Dilanjutkan menyampaikan bantuan berupa peralatan keluarga, logistik.
BPBD juga turut memberikan 20 lembar seng untuk membantu pembangunan kembali kediaman korban, yang sejak awal merupakan bangunan semi permanen.
"Rumah dibangun dari bambu dan seng," kata dia.
Peristiwa rumah warga rusak akibat hujan dan angin kencang, terpantau pula terjadi di Kapanewon Cangkringan.
Rumah tersebut milik Purnomo, warga Padukuhan Pagerjurang, Kalurahan Kepuharjo.
Atap rumah Purnomo runtuh setelah diguyur hujan deras sekitar lima jam, pukul 15.00 WIB sampai 20.00 WIB.
"Atap roboh berukuran 6 x 6 meter. Puing-puing sudah dievakuasi dan ditindaklanjuti warga serta relawan setempat," tuturnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: Tersangka Penjual Miras Oplosan yang Tewaskan Tiga Orang di Berbah Dikenal Pemain Licin
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro
-
Peringatan Dini Cuaca DIY: Kota Jogja hingga Sleman Berpotensi Hujan Petir
-
11 Pengasuh Day Care Little Aresha Divonis Maksimal 3 Tahun, Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa
-
Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY
-
Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata