SuaraJogja.id - BRI Liga 1 musim 2022-2023 baru saja melewati pekan keempat, yang mana 18 klub kontestan sudah melakoni empat laga akhir pekan kemarin.
Namun yang menjadi perhatian ialah, dari keempat nama kiper Timnas Indonesian pilihan Shin Tae-yong, hanya Nadio Argawinata yang tampil reguler bersama klubnya Bali United.
Sementara untuk tiga nama lainnya belum mendapat kesempatan untuk tampil reguler di klub yang mereka bela. Adapun keempat nama kiper Timnas Indonesia sebagai berikut:
1. Nadeo Argawinata (Bali United)
Nadeo Argawinata selalu mendapatkan kepercayaan untuk mengawal gawang Bali United dalam empat laga awal BRI Liga 1 musim 2022-2023. Ia selalu menjadi pilhan utama oleh coach Stefano Cugurra.
2. Ernando Ari Sutaryadi (Persebaya Surabaya)
Hingga pekan keempat BRI Liga 1 musim 2022-2023 Ernando Ari belum bisa memperkuat Persebaya Surabaya. Saat ini pemain kelahiran Semarang tersebut masih didekap cedera yang tak kunjung sembuh.
Cedera sang pemain dinilai lumayan lama, pasalnya Ernando tidak masuk kedalam skuat Timnas Indonesia di ajang kualifikasi Piala Asia 2023 di Kuwait. Cedera Ernando diperoleh jelang Indonesia mengahadapi Bangladesh di laga uji coba.
3. Adi Satryo (Persik Kediri)
Baca Juga: Piala AFC 2022: Nadeo Argawinata Pastikan Bali United Fokus dan Siap Hadapi Visakha
Adi Satyo baru satu kali mendapatkan kesempatan untuk memperkuat Persik Kediri. Ia tampil di bawah mistar gawang Macan Putih di pekan pertama BRI Liga 1 musim 2022-2023. Setelah itu, hingga pekan keempat, Adi Satryo belum mendapatkan kesempatan lagi.
4. Syahrul Trisna (Persikabo)
Syahrul Trisna beru masuk ke dalam skuat Persikabo di pekan keempat BRI Liga 1 musim 2022-2023, namun dia belum mendapatkan kesempatan untuk bermain bersama. Djajang Nurjaman belum memberikan kepercayaan kepada sang pemain untuk menjaga gawang Persikabo.
Meliha kondisi yang demikian, banyak netizen yang berspekulasi apakah akan ada nama baru yang mendapatkan panggilan dari Shin Tae-yong untuk memperkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday bulan September 2022 mendatang.
"Di luar kiper timnas senior yang dipanggil terakhir bulan Mei-Juni, ada Riyandi yang main reguler. Menarik buat dipantau karena STY kayanya bakal manggil 2 dari 4 nama di atas sisanya ada nama baru atau mau promosiin kiper U20 ke senior," ucap salah seorang netizen.
"Kiper PSM itu bagus sekali Reza Arya Pratama, masih muda juga kalau di kelompok umur u23 dia masih masuk karna dia kelahiran 2000. tinggi juga bagus 188. Salah satu putra daerah yang jadi idola baru," ungkap netizen lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Usai Libur Sebulan, Dua Agenda Internasional Menanti Shin Tae-yong Bulan Depan
-
PSSI Harap Proses Naturalisasi Jordi Amat dan Sandy Walsh di DPR Selesai Pekan Ini
-
Laga FIFA Matchday Timnas Indonesia vs Curacao Masih Tanda Tanya, Ini Kata Iwan Bule
-
Jadi Lawan Indonesia, Berikut 5 Pemain Timnas Curacao yang Merumput di Liga Top Eropa
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Terungkap! 5 Fakta Mengerikan Kasus Kekerasan Berantai di Daycare Little Aresha Jogja
-
Neraka Berkedok Daycare di Jogja: Bayi Diikat, Lapar, dan Pulang Bawa Luka
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo