SuaraJogja.id - Wajah Rahman berseri-seri saat Gubernur DIY Sri Sultan HB X mendekati tenant miliknya dalam Jogja International Furniture & Craft Fair Indonesia (Jifffina) 2022 ke-6 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (20/08/2022). Saat ditemui Sultan, pemilik mebel kayu CV Virgo asal Sukoharjo, Jawa Tengah tersebut langsung menawarinya satu meja makan dari akar pohon jati berumur lebih dari 100 tahun untuk dibawa pulang secara gratis.
Pemberian tersebut merupakan cita-cita Rahman sejak lama. Selama mengikuti Jiffina sejak 2016 silam, dia memang bernazar akan memberikan hadiah pada Raja Keraton Yogyakarta tersebut hasil karya mebel miliknya.
Bukan tanpa alasan hal itu dilakukan Rahman yang sudah mengembangkan usahanya sejak 1999 silam. Rahman merasa Yogyakarta memberikannya rejeki yang luar biasa hingga dia bisa berada di titik kesuksesan saat ini di bisnis furtinure.
Meski berasal dari Jawa Tengah, dia diberi kesempatan untuk mengikuti berbagai pameran di DIY. Pameran yang diikuti Rahman pun selalu menghasilkan keuntungan yang luar biasa. Bahkan dia bisa mengekspor produk-produk mebelernya hingga ke berbagai negara.
"Pas technical meeting itu sama direktur [jiffina] sini [saya] sudah bilang, kalau saya ikut di sini lagi maka saya mau memberi satu meja makan untuk sinuwun [Sri Sultan HB X]," paparnya.
Meja makan yang dibuatnya dari kayu jati asal Cepu tersebut bukan sembarang meja. Dia sengaja membuatnya istimewa dan berkuailitas ekspor. Di pasar ekspor, harga meja tersebut berkisar US$ 500.
Pemberian tersebut, lanjut Rahman tanpa embel-embel apapun. Dia tulus ingin berterimakasih pada DIY yang sudah membesarkan usahanya.
"Jadi saya sangat gembira, dan diberi kesempatan terus ikut pameran. Ini bentuk rasa terimakasih, bukan ada embel-embel lainnya," paparnya.
Sementara Sultan yang mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih atas pemberian tersebut. Namun Sultan mengaku bingung dimana akan memajang meja makan tersebut. Saat melihat meja makan tersebut, dirinya tahu kayu jati yang jadi bahan meja makan tersebut memang sudah berumur tua.
Baca Juga: Bikin Syok, Seekor Bayi Tikus Merah Muda Jatuh di Meja Makan Pengunjung Restoran
"Lha aku bingung arep masang nengdi (memasang dimana-red)," ungkapnya.
Terkait pameran furniture yang digelar selama tiga hari kedepan hingga Selasa (23/08/2022) ini, Sultam berharap akan ketangguhan usahawan di bidang mebeler untuk merespons produk luar ke pasar domestik yang terbuka. Selain itu mampu mengembangkan produk lokal yang unggul untuk bersaing di pasar global.
"Guna menjawabnya, kita perlu menerapkan konsep technovation, yang mengandung tiga aspek. Inovasi teknologi, technopreneurship dan manajemen teknologi dan marketing," paparnya.
Sultan menambahkan, penguasaan pada k emampuan inovasi teknologi, technopreneurship belumlah menjadi jaminan. Tanpa dukungan manajemen profesional, seringkali produk yang dihasilkan gagal dalam tahap komersialisasi di pasar.
Karena sering ditemukan, dari sisi teknologi dan inovasi banyak produk-produk kita yang unik. Tetapi saat bersaing di pasar global kalah karena kurangnya kemampuan teknologi.
"Pasar global menuntut skala ekonomi yang cukup dan kemampuan delivery yang tepat-waktu, selain dipenuhinya standar mutu," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bikin Syok, Seekor Bayi Tikus Merah Muda Jatuh di Meja Makan Pengunjung Restoran
-
Mari Belajar dari Pilihan dan Table Manner Ratu Elizabeth II di Meja Makan
-
Terima Bintang Tanda Jasa dari Kaisar Jepang, Sri Sultan HB X Punya Andil Besar Ini
-
PPKM DIY Level 1, Bupati Bantul Tegaskan Masyarakat Harus Tetap Waspada
-
Viral Orangtua Ganti Popok Anak di Meja Makan Restoran, Bikin Tak Habis Pikir
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
Terkini
-
Sidak Dini Hari, Pemda DIY Temukan Pengelolaan MBG Tak Sesuai SOP, SPPG SMKN 2 Jogja Distop
-
Viral Pungli Foodtruck Alkid, Sultan Khawatir Parkir Ilegal, Pemkot Siapkan SanksiTegas
-
Jelajahi Karya Lokal, BRIZZI ARKIV Hadirkan Petualangan Seru di Blok M Hub
-
Dari Jogja untuk Veda Pratama, Dukungan Menguat Jelang MotoGP Mandalika
-
Penonton Yogyakarta Bergidik Ngeri Saksikan Memburu Pemangsa, Jump Scare Picu Suasana Tegang