SuaraJogja.id - Menjelang pekan keenam BRI Liga 1 2022/2023 di Stadion Brawijaya, Kediri, Selasa (23/8/2022) besok, PSS Sleman memboyong 21 penggawa terbaiknya untuk bertandang ke markas Persik Kediri menghadapi Macan Putih.
"Ada 21 pemain seperti biasa yang kami bawa untuk menghadapi Persik. Tentu ini laga yang tidak mudah mengingat Persik juga sedang mencari kemenangan," kata Manajer PSS Dewanto Rahadmoyo, dikutip dari laman resmi klub, Minggu.
"Tapi apapun itu, kami akan balaskan kekalahan pekan kemarin dan meraih tiga poin di tandang," tambahnya.
Sosok yang akrab disapa Dewa itu menyebutkan beberapa pemain tidak diikutkan karena masih pemulihan cedera.
"Beberapa pemain ada yang tidak kami ikut sertakan seperti Jandia dan Komarudin yang mendapatkan sedikit masalah pada laga kemarin melawan Persib. Ada Purwaka, Riki, Nurdiansyah, Saddam, Dedy, dan Rifky yang masih menjalani pemulihan," katanya.
Dewa mengajak seluruh suporter PSS untuk mendoakan para pemain tersebut agar segera sembuh dan kembali membela Super Elang Jawa.
"Kabar baiknya, beberapa pemain yang sebelumnya sempat menepi saat ini kami bawa ke Kediri. Seperti Ibrahim Sanjaya, Kim Kurniawan, dan Miftahul Hamdi. Untuk nama terakhir puji syukur kemarin sudah bermain menghadapi Persib," katanya.
Sementara mengenai suporter yang bertandang ke Kediri, Dewa menitipkan pesan agar selalu menjadi tamu yang baik dan menghormati segala peraturan yang telah dibuat oleh Panitia Penyelenggara (Panpel) Persik.
"Untuk teman-teman suporter yang berangkat ke Kediri, saya mohon untuk selalu menjaga ketertiban di jalan dan selalu menghormati kendaraan lain. Tidak lupa juga untuk mematuhi peraturan ketika berkendara dan selalu menjaga sopan santun," katanya.
Baca Juga: Racikan Coach Lokal Lebih Jos, Sayang Kemenangan Persib Bandung Dinodai Oknum Bebotoh
"Paling penting, saya berharap teman-teman suporter PSS bisa menghormati seluruh peraturan maupun imbauan yang telah dibuat oleh Panpel Persik. Mari kita semua menjadi contoh sebagai tamu yang baik ketika bertandang," pungkas Dewa.
Berikut 21 Pemain PSS yang diboyong ke Kediri:
- Muhammad Ridwan
- Dimas Fani
- Derry Rachman Noor
- Tallyson Duarte
- Jihad Ayoub
- Muhammad Bagus Nirwanto
- Ifan Nanda
- Ibrahim Sanjaya
- Marckho Meraudje
- Dave Mustaine
- Fandi Eko Utomo
- Wahyu Sukarta
- Kim Jeffrey Kurniawan
- Miftahul Hamdi
- Ze Valente
- Irkham Milla
- Manda Cingi
- Boaz Solossa
- Hokky Caraka
- Mychell Chagas
- Todd Ferre. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Racikan Coach Lokal Lebih Jos, Sayang Kemenangan Persib Bandung Dinodai Oknum Bebotoh
-
Bonek Jangan Nangis! Laskar Mahesa Jenar Turunkan Amunisi Rp 2,6 Miliar, Misi Curi Poin di Kandang Bajul Ijo
-
3 Catatan Penting kala Persib Bandung Menang atas PSS Sleman
-
Seto Nurdiantoro Akui PSS Sleman Masih Harus Dibenahi
-
Persib Menang Beruntun, Luizinho Passos Ingakan Kiper Agar Tidak Mudah Puas
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Permohonan Data Publik Menguat, KDI Tangani 41 Sengketa Informasi Pertanahan di DIY
-
Seminar Moderasi Beragama UNY, Generasi Z Sleman Belajar Toleransi di Era Digital
-
Bukan Tanpa Alasan, Ini Penyebab Utama Proyek Pengolahan Sampah di DIY Tertunda
-
Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog
-
Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik