SuaraJogja.id - Lomba panjat pinang menjadi salah satu tradisi lomba yang biasanya ada di perayaan lomba setiap bulan Agustus.
Kalau biasanya panjat pinang menjadi tantangan satu tim karena untuk mencapai puncak diperlukan kerja sama satu tim saling bahu membahu.
Namun sepertinya panjat pinang jadi bukan hal menantang karena pria satu ini memiliki cara efektifnya. Dalam video yang diunggah akun @ngakakdagel di media sosial Instagram terlihat pria tersebut cukup mudah untuk naik hingga sampai puncak.
Terlihat dalam video tersebut, seorang pria tengah memanjat tanpa bantuan tim yang saling bahu membahu.
Pria tersebut sendirian memanjat dengan bantuan alat sebuah tali yang membuatnya dapat memanjat lebih cepat.
Dalam video singkat tersebut, pria ini membuat simpul tali yang diikat di badannya dan diikatkan ke tiang yang dijadikan pinang.
Tidak hanya itu salah satu tantangan lainnya saat panjat pinang adalah licin karena panitia melumuri oli di tiang tersebut.
Namun untuk mempermudah naik ke puncak, pria tersebut membawa kain untuk mengelap tiang tersebut, sehingga memudahkannya naik ke puncak.
Unggahan video seorang pria yang tengah mengikuti panjat pinang dengan mudah karena menggunakan trik dengan tali dan menghapus minyak ini lantas viral dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet di Instagra,
Baca Juga: Lomba Panjat Pinang, Pria Ini Meringis Kesakitan Tahan Beban, Warganet: Kasian
"Biasanya ini yang terakhir nih klo yang lain udh pada nyerah," tulis salah satu warganet.
"Full equipment," tulis komentar salah satu warganet.
"Teknik manjat kelapa di pakai ke panjat pinang," komentar warganet lainnya di Instagram.
"Tinggi banget tiangnya, berapa orang harus bisa sampai situ," tulis warganet di kolom komentar.
"Dlu pas gw kecil di kampung jg gtu. Tinggi-tinggi makanya boleh pake kain buat bantuan," komentar warganet lainnya.
"Tempat saya jawa timur, tepatnya di Malang pinjang pinang emang bgini, satu orng doang!" cerita salah satu warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!