SuaraJogja.id - Admin Twitter Partai Gerindra berbalas twit dengan Ernest Prakasa, buntut dari komentar terhadap berita tentang anggota DPRD pukuli wanita di SPBU. Aksi tersebut bermula dari cuitan admin Partai Gerindra di Twitter mengenai kasus tersebut.
Dalam kicauannya, Partai Gerindra menyertakan berita tentang kasus tersebut dan menuliskan, "Seiring ramainya informasi mengenai salah satu kader Gerindra yang melakukan penganiayaan kepada seorang perempuan. Admin ingin menyampaikan, bahwa kasus itu sudah disampaikan ke pimpinan dan sedang ditindaklanjuti."
Selain itu, admin Partai Gerindra juga menambahkan cuitan berikutnya yang bernada gurauan, masih untuk kasus yang sama.
"Kasus ini juga terpaksa menjadi urusan pribadi Admin, karena tadi sudah mendapat telepon dari orang rumah, katanya kalau enggak cepat diusut, gak ada lagi makanan enak di rumah buat Admin," twit pengelola akun Twitter @Gerindra itu.
Kedua cuitan itu kemudian diabadikan menjadi sebuah gambar oleh sutradara Ernest Prakasa dan diunggahnya pada Kamis (25/8/2022). Ia mengkritik konten tersebut dengan menyebut si admin sok asyik karena gurauannya yang menyertai berita tentang kasus anggota DPRD pukuli wanita di SPBU tersebut.
"Si admin di kehidupan nyata pasti kaga punya temen makanya jadi sok asik gini.." tulis @ernestprakasa.
Hingga Jumat (26/8/2022) sore, twit Ernest Prakasa telah disukai lebih dari 9.000 pengguna Twitter. Di samping itu, di antara deretan koemntar netizen, ada admin Partai Gerindra yang turut memberikan respons.
"Iya emang gak punya teman, Mas. Kasian," jawabnya.
Publik pun turut memberikan tanggapan pada balasan admin Partai Gerindra itu. Banyak yang sepakat dengan pendapat Ernest Prakasa, tetapi ada juga beberapa yang memberi dukungan untuk Gerindra.
Baca Juga: Ernest Prakasa Sentil Admin Twitter Gerindra Soal Anggota DPRD Aniaya Wanita di SPBU
BACA CUITANNYA DI SINI.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Polrestabes Palembang Kombes Polisi Mokhamad Ngajib mengatakan, oknum anggota DPRD yang juga kader Partai Gerindra berinisial MSZ (55) menjadi tersangka atas kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan berinisial J (31) di sebuah SPBU Jalan Demang Lebar Daun, Palembang, pada Jumat (5/8/2022).
Tindak penganiayaan yang dilakukan tersangka MZ terekam video amatir berdurasi 15 detik dari seorang warga yang juga sedang mengantre BBM di SPBU tersebut hingga kemudian viral di berbagai kanal media sosial.
Setelah video itu viral di media sosial beberapa hari terakhir, tersangka MZ menyampaikan permohonan maaf kepada korban J dan masyarakat atas tindakannya melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap perempuan.
Atas perbuatan tersebut, tersangka MSZ disangkakan melanggar Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal 5 tahun. Selain itu, Ketua DPC Partai Gerindra Kota Palembang Akbar Alfaro di Palembang, Kamis, mengatakan, partainya telah menerbitkan surat rekomendasi pemecatan terhadap MSZ dari kader partai dan juga anggota DPRD Kota Palembang periode 2019-2024 kepada Dewan Pimpinan Pusat Gerindra.
Tag
Berita Terkait
-
Ernest Prakasa Sentil Admin Twitter Gerindra Soal Anggota DPRD Aniaya Wanita di SPBU
-
Segini Jumlah Kekayaan Syukri Zen, Anggota DPRD Viral Gegara Aniaya Wanita di SPBU
-
Kesal Anggota DPRD Pukul Perempuan di SPBU, Deddy Corbuzier: Kayak Ibu-Ibu Kompleks Berantem
-
Open Mic Terdaftar Atas Nama Ramon Pratomo, Komika Indonesia Ajukan Gugatan
-
Komika Dipalak Ratusan Juta Gegara Open Mic, Pandji Pragiwaksono dkk Menggugat
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Murah, Mudah Didapat, Sulit Ditinggalkan, Kisah Kelam Mantan Pengguna Obat Keras di Jogja
-
Setoran Pajak Meroket, Kinerja BRI Kian Solid Berkat Sentuhan Danantara
-
Tanggulangi Kekeringan di Musim Kemarau, Kodim 0730/Gunungkidul Bangun 18 Titik Sumur Bor
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Haraku Ramen Buka Gerai Pertama di Jogja, Cita Rasanya Dipuji Bupati Sleman: Cocok di Lidah!