SuaraJogja.id - Cuplikan video Melinda Rohita alias BTR Meyden, seorang pro player Mobile Legends, menuai sorotan publik. Gadis yang kerap tayang live di TikTok ini salah menyebut Gubernur Jawa tengah Ganjar Pranowo sebagai Ginanjar Sumarstono.
Video yang diambil dari akun TikTok Meyden itu diunggah ke Twitter, salah satunya oleh akun @ndagels, Selasa (30/8/2022). Di video itu, ia menceritakan pengalamannya bertemu Ganjar Pranowo.
"Gua pernah ketemu Ginanjar, eh, Ginanjar kan ya? Yang gubernur Jawa itu. Nah, gua lagi duduk nih, guys. Gua lagi duduk nunggu gua main. Terus gua ditepuk [pundak]. Gua lihat, 'Kenapa ya, Om?'" jelas Meyden.
Memanggil "om", dirinya mengaku tak tahu bahwa pria yang menepuk pundaknya itu adalah Ganjar Pranowo. Lalu, lanjut Meyden, dirinya kemudian dipuji oleh Ganjar Pranowo.
"'Kamu main gim cewek sendirian ya?' 'Iya, Om,' gua bilang. 'Wah, kamu keren ya.' Ditepuk-tepuk gua, guys. 'Iya, iya, Om', gua bilang. 'Aku yakin kamu pasti sukses di dunia gim. Semangat ya,' katanya. Ternyata beneran, guys," kata Meyden.
Ia pun menerangkan soal ucapan ibunya bahwa jika dirinya didoakan oleh orang dengan jabatan tinggi, maka harapan yang dilontarkan itu akan terkabul. Meyden kemudian loncat-loncat kegirangan lantaran kini ia diketahui telah menjadi seorang pro player Mobile Legends.
"Terima kasih, Pak Ginanjar. Pak Ginanjar Sumarstono... apa? Eh... eh, sembarangan anj***," celetuknya, kemudian mengecek di ponsel nama orang yang dia maksud.
Ia pun terbata-bata ragu menyebtu antara Ganjar dengan Ginanjar, sambil bertanya pada warganet yang menyaksikan video live-nya di TikTok. Masih ragu, ia akhirnya kembali mencari nama sang pejabat di internet.
"Pak Ganjar ya? Gubernur Jawa. Eh, gue salah nomong kagak sih? Ganjar! Ganjar Pranowo!" serunya, disusul tawa terbahak-bahak menyadari kesalahannya.
Baca Juga: Komunitas Warteg Dukung Ganjar Jadi Capres, Sebut Bawa Kemajuan untuk PKL dan Pedagang Pasar
"Pak Ganjar Pranowo! Astagfirullahalazim. Maaf, Pak Ganjar. Maaf Pak Ganjar, gua salah nyebut nama, Pak Ganjar," ucap dia.
Meyden kemudian bertanya-tanya apakah dirinya bisa dipidana gara-gara salah menyebut nama orang. Ia pun melangkah mundur menjauh dari kamera, lalu membungkukkan badan untuk kembali meminta maaf.
"Pak Ganjar, maafin gua, Pak Ganjar, tapi sumpah ya, Pak Ganjar terima kasih udah pernah nepuk-nepuk pundak gua, sampai gua, 'Om kenapa, Om?'" tambahnya, memiring-miringkan badan dan kepala, mempraktikkan sikapnya dalam cerita tersebut.
Hingga Rabu (31/8/2022) pagi, cuitan yang memuat video BTR Meyden itu telah disukai lebih dari 5.000 pengguna Twitter, dengan dibanjiri berbagai komentar yang menyorot kesalahan Meyden menyebut nama Ganjar Pranowo.
"Meyden lama-lama makin ke sana makin ke sini dan kemari," komentar seorang netizen.
"Gara-gara ni Ginanjar, gua jadi lupa nama aslinya siapa ya? Kok malah keinget Galih Ginanjar," ungkap pengguna Twitter lainnya.
Berita Terkait
-
Komunitas Warteg Dukung Ganjar Jadi Capres, Sebut Bawa Kemajuan untuk PKL dan Pedagang Pasar
-
Hasil Survei: Elektabilitas Prabowo Subianto Terus Dibayangi Ganjar dan Anies
-
Tugiman Ciptaan Farel Prayoga Untuk Gubernur Jawa Tengah
-
Jateng Jadi Percontohan Pengembangan Energi Baru Terbarukan Nasional, Ganjar: Masyarakat Bisa Mandiri Energi
-
Farel Prayoga Ciptakan Lagu Baru Berjudul Tugiman untuk Ganjar Pranowo
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Bumi Sudah Melewati Batas Perjanjian Paris, Ancaman Krisis Iklim Tak Lagi Sekadar Ramalan
-
Belajar dari Gempa 2006, Jogja Memang Istimewa dalam Menangani Bencana
-
20 Tahun Gempa Jogja Mulai Terlupakan, Ancaman Megathrust Masih di Depan Mata
-
Berkas Kasus Daycare Little Aresha Rampung Pekan Depan, Rekonstruksi Tertutup Menyusul
-
Efisiensi Anggaran Paksa Seniman Bertahan Mandiri, Pemda DIY Prioritaskan Agenda Pusat