SuaraJogja.id - Wahyu Priantoko, pemuda berusia 28 tahun, terpaksa dilarikan ke rumah sakit. Dia mengalami luka bacok di tangan kanannya usai menjadi korban kejahatan jalanan Minggu (4/9/2022) malam.
Pemuda warga Jatisari RT 014 RW 004 Kalurahan Playen Kapanewon Playen Gunungkidul ini dibacok oleh seseorang ketika tengah melintas di jalan Kyai Legi, Siyono Wetan, Kalurahan Logandeng, Kapanewon Playen, Minggu sekira pukul 23.50 WIB.
Kapolsek Playen AKP Hajar Wahyudi menuturkan, aksi penganiayaan tersebut bermula ketika korban meninggalkan rumah, Minggu (4/9/ 2022) sekira pukul 23.50 WIB. korban berangkat dari rumah dengan sepeda motor dengan tujuan Kalurahan Trimulyo Kapanewon Wonosari.
"Dia melintas Kyai Legi. Saat itu kondisi sepi," ujar dia, Senin (5/9/2022).
Ketika korban melintas di depan Balai Dusun Siyono, dia melihat ke pinggir jalan ke arah pelaku yang sedang duduk di atas sepeda motor jenis Scoopy warna merah. Tanpa diketahui sebabnya, pelaku langsung menyalakan sepeda motor dan mengejar korban.
Kemudian sampai di dekat pertigaan Jalan Kyai Legi Siyono korban berhenti di dekat penjual bakmi dan turun dari sepeda motor. Selanjutnya pelaku juga berhenti dan mengambil pisau di gerobak bakmi tersebut kemudian mengejar korban.
"Pelaku menyabetkan pisau tersebut sebanyak 1 kali mengenai punggung tangan kiri korban," ujar dia
Setelah itu, pelaku langsung melarikan diri tancap gas. Mengetahui peristiwa tersebut, warga kemudian menolong korban dan membawanya ke RS PKU Muhammadiyah Wonosari. Salah seorang warga kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke polisi.
Sesaat kemudian, petugas Polsek Playen langsung mendatangi TKP. Dari hasil penyelidikan berdasarkan keterangan saksi-saksi, polisi akhirnya berhasil mendapatkan identitas pelaku
Baca Juga: Apes, Polisi Tolong Pengendara Motor Malah Bikin Ngakak
Pelaku adalah TELP, warga Dusun Putat Kalurahan Bleberan Kapanewon Playen. Polisi saat itu langsung memburunya dan berhasil mengamankan pelaku di rumah salah seorang temannya di Dusun Tumpak Kalurahan Ngawu Kapanrwon Playen.
"Pelaku kami amankan Senin dinihari tadi," ujar dia.
Bersama pelaku, pihaknya juga menyita pisau sepanjang 33 cm dan 1 unit sepeda motor Scoopy warna merah Nomor Polisi terpasang AB 3961 M. Pelaku langsung digelandang ke Mapolsek Playen untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Hajar menuturkan berdasarkan pemeriksaan sementara, sebelum terjadi penganiayaan memang ada cekcok antar korban dan pelaku. Pelaku tidak terima ketika korban melintas sembari melihat dirinya terus menerus.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Apes, Polisi Tolong Pengendara Motor Malah Bikin Ngakak
-
Ngeri! Remaja Sukabumi Ini Tak Tahu Mata Kanannya Hilang Usai Dibacok Geng Motor
-
Warga Sagulung Bacok Ketua RT, Tak Terima Ditegur Warung Jadi Markas Pelajar Bolos
-
Sadis! Asah Golok Depan Rumah, ODGJ Bacok Bocah 15 Tahun Hingga Tewas di Bogor
-
Kesaksian Warga Lihat Korban Pembacokan di Matraman Teriak Minta Tolong Hingga Badan Berlumuran Darah
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
Anti Galau Mobil Pertama! 4 Mobil Bekas Paling Nyaman dan Bandel di Bawah Rp70 Juta untuk Pemula
-
Yogyakarta Darurat Parkir Liar: Wisatawan Jadi Korban, Pemda DIY Diminta Bertindak Tegas!
-
Pemulihan Aceh Pascabencana Dipercepat, BRI Terlibat Aktif Bangun Rumah Huntara
-
Optimisme BRI Hadapi 2026: Transformasi dan Strategi Jangka Panjang Kian Matang
-
Tanpa Kembang Api, Ribuan Orang Rayakan Tahun Baru dengan Doa Bersama di Candi Prambanan