SuaraJogja.id - Seorang warganet mendapati kotak peninggalan neneknya yang sudah tiada. Kotak peninggalan dengan model kuno ini memiliki isian yang mengejutkan warganet lainnya.
Potret warisan kotak peninggalan tersebut diunggah akun @dekorasi_rumah_idaman di media sosial Instagram.
Terlihat seorang warganet memperlihatkan sebuah kotak yang cukup besar terbuat dari besi. Kotak tersebut juga tampak karatan karena terlalu lama disimpan.
Kotak tersebut juga memiliki desain kunci lama yang masih menggunakan gembok lagi untuk membuatnya aman.
Saat dibuka, isi kotak peninggalan tersebut berisi penuh dengan uang jadul atau jaman dulu yang cukup banyak.
Isi kotak tersebut, berisi pecahan uang kertas sebesar Rp100 yang cukup banyak. Uang kertas pecahan tersebut merupakan terbitan lama.
Pecahan uang di kotak peninggalan tersebut juga masih terlihat bagus dan tidak ada yang rusak. Bahkan uang kertas tersebut masih dalam keadaan utuh dan tidak lecek.
Pasalnya kini tidak ada pecahan uang Rp100 dalam bentuk kertas, semuanya dalam pecahan koin hingga uang Rp1000.
Tidak diketahui berapa jumlah uang kertas pecahan Rp100 tersebut, namun uang tersebut cukup banyak.
Baca Juga: 50 Tahun Konvensi Warisan Dunia, UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Adakan UNESCO Youth Creative Camp
Unggahan video sebuah kotak peninggalan ini lantas viral dan mendapatkan berbagai komentar dari warganet.
“Bukti bahwa nabung duit itu tergerus zaman. Duit segitu jaman dulu banyak bgt tp sekarang? Mending nabung emas,” tulis salah satu warganet.
“Andai itu emas. The real harta karun,” tulis salah satu komentar.
“Pas SD masih jajan pake uang itu.kadang yang 50 rupiah,” komentar warganet lainnya di Instagram.
“Lah itu zamanku Masih berlaku loh ,Aku kecil Masih belanja pake itu..awal thn 90an sampe akhir tahun,” tulis warganet di kolom komentar.
“Nenek dekat rumah saya 2 karung goni ,,, duit jadul nya smpai" Di jadiin tempat ayam betelur sama buat hidupin api utk bakar kayu,” tulis warganet lainnya di Instagram.
Berita Terkait
-
50 Tahun Konvensi Warisan Dunia, UNESCO Jakarta dan Citi Indonesia Adakan UNESCO Youth Creative Camp
-
Kisruh Perebutan Warisan Dorce Gamalama Tak Selesai, Hotman Paris Tawarkan Bantuan Hukum Gratis ke Keluarga
-
Seteru Harta Waris, Kakak Dorce Gamalama Bertemu Hotman Paris Mohon Bantuan
-
Seteru Harta Warisan Dorce Galamana Belum Selesai, Hotman Paris Tawarkan Bantuan Hukum
-
Hotman Paris Siap Bantu Kakak Dorce Gamalama Urus Warisan, Gratis!
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi