SuaraJogja.id - Komika Gilang Baskara melalui akun Twitternya @ghilbas menyindir pihak-pihak yang menyarankan untuk membeli kendaraan listrik saat harga BBM naik. Cuitan itu diunggah pada Rabu (7/9/2022). Dalam cuitannya, Gilang menunjukkan keheranannya.
"Kok bisa ada ya orang dengan mudahnya menyarankan solusi dari kenaikan harga BBM adalah dengan pindah ke kendaraan listrik?" cuitnya.
Seorang warganet memberikan komentar berbeda dengan cuitan Gilang.
"Kl punya uang utk beli mobil listrik memang bakalan jauh lbh hemat pakai listrik. Gw jg lg nabung utk beli yg listrik. Seenggaknya utk tarif listrik yg skrg dg pertalite harga 7600 aja udh jauh lbh murah pakai listrik.
Apalagi kl dibandingin sm pertalite 10rb. Makin jauh bedanya," tulis dia.
Akun lain pun memberikan pendapatnya yang berbeda terkait cuitan Gilang.
"Ga harus mobil listrik jg, bisa sepeda motor listrik... Semoga pemerintah bisa meniru Norway yaa memberikan insentif banyak sehingga harga2 makin terjangkau dan banyak masyarakat jadi mampu membeli," tambah yang lain.
Lain lagi dengan netizen lainnya, yang merasa pesimis dengan bergantinya kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik.
"Saat kamu udah punya kendaraan listrik, maka regulasinya akan berubah lgi. Dan pemerintah mengatakan bahan baku baterai listrik merusak lingkungan. D sarankan berubah lagi," kicau seorang warganet.
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengajak kepada masyarakat untuk mulai beralih menggunakan kendaraan listrik.
Baca Juga: Demo Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumut, Teriak Massa: Mana Bantengnya, Belum Datang
Hal tersebut diungkapkan Ridwan Kamil kepada awak media untuk menjawab respon masyarakat terkait kenaikan harga BBM bersubsidi.
"Di era makin ke sini situasi energi dunia makin tidak jelas. Saya mengimbau kalau ada kesempatan, masyarakat mulailah berpindah ke kendaraan listrik, motor kalau bisa," ungkap Ridwan Kamil saat ditemui awak media di Gedung DPRD Jawa Barat, sebagaimana dikutip dari Antaranews, Senin (5/9/2022).
Kontributor: Ismoyo Sedjati
Berita Terkait
-
Demo Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumut, Teriak Massa: Mana Bantengnya, Belum Datang
-
Harga Cabai Keriting hingga Ayam Potong di Pandeglang Naik, Dampak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
-
Heboh Mobil Angkut BBM Pakai Jeriken di Sukabumi, Ini Tanggapan Pertamina
-
Drama Kejutan Ultah Puan Maharani Saat Demo Tolak Kenaikan Harga BBM: "Mereka Mengolok-olok Rakyat"
-
Pemkab Sleman Respon Kenaikan Harga BBM: Tarif Jip Wisata akan Ada Penyesuaian
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Pemkot Yogyakarta Bakal Sweeping Daycare Tak Berizin
-
Izin Bodong! Daycare Little Aresha Jogja Ternyata Tak Berizin, 53 Anak Jadi Korban Kekerasan
-
Satu Kamar Diisi 20 Anak! Polresta Jogja Bongkar Praktik Tak Manusiawi di Daycare Umbulharjo
-
BRILink Agen Mekaar Bertransformasi Jadi Motor Ekonomi dan Lifestyle Micro Provider
-
Berawal dari Ijazah Ditahan, Eks Karyawan Bongkar Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha