SuaraJogja.id - Indonesia dinilai Menteri Pembangunan dan Kerja Sama Denmark Flemming Moller Mortensen sebagai negara yang bisa menjadi pemimpin energi hijau di Asia Tenggara. Sebab, menurut dia, ketersediaan sumber daya alam (SDA) di Indoensia melimpah.
"Ketika kita melihat ke Indonesia, kita melihat sumber daya alam yang melimpah untuk transisi energi. Indonesia bisa menjadi pemimpin hijau untuk kawasan Asia Tenggara," kata Flemming.
Hal itu dipaparkannya dalam pertemuan G20 Development Ministerial Meeting (DMM) 2022 Side Event yang bertajuk “The Development of Indonesia's Blue Economy Roadmap” di Belitung, Rabu.
Flemming mengatakan, kunci Indonesia untuk bisa menjadi pemimpin energi hijau di Asia Tenggara adalah mampu menarik investasi dari pihak swasta.
Indonesia, kata dia, harus memiliki kerangka kebijakan yang ambisius, dapat diprediksi dan transparan, serta insentif yang tepat agar mampu menarik investor.
Dalam kesempatan itu, Flemming turut menyoroti tiga poin penting dalam percepatan transisi energi. Poin pertama adalah ekonomi biru yang kuat harus didasarkan pada transisi hijau yang adil dan merata.
"Ekonomi biru dan transisi energi hijau harus berjalan beriringan, dan kami mendekati Indonesia untuk menjadikan transisi energi sebagai prioritas dalam G20," ujar dia.
Poin kedua, kata Flemming, dibutuhkan kemitraan antara publik dan swasta yang kuat dalam ekonomi biru lintas sektor, negara, dan kawasan.
Dia mengatakan kerangka kebijakan yang ambisius, dapat diprediksi, dan transparan adalah kunci untuk menciptakan kepercayaan investor dan untuk menarik investasi swasta ke ekonomi biru dan hijau.
Baca Juga: Demo Harga BBM Naik, Mahasiswa Bandung Blokade Perempatan Jalan Surapati dan Cikapayang
"Ketiga, kita membutuhkan kolaborasi regional dan multilateral yang kuat untuk mengatasi masalah lintas batas ekonomi biru," ucap dia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Demo Harga BBM Naik, Mahasiswa Bandung Blokade Perempatan Jalan Surapati dan Cikapayang
-
Siapkan Diri! 7 Film dan Series Indonesia akan Segera Tayang di Netflix
-
Luncurkan Buku 'Visioning Indonesia' Terkait Visi Capres 2024, Cak Imin: Negara Harus Mampu Memanusiakan Rakyatnya
-
Sindiran Luhut Binsar Pandjaitan Untuk Pendemo: Banyak yang Enggak Jelas
-
Bantu Pelaku Industri Digital, Telkom Resmi Gandeng Amazon Web Service
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
BRI Raup Laba Rp57,132 Triliun, Perkuat Peran Dukung Program Prioritas Pemerintah
-
DIY Darurat Kekerasan Seksual di Sekolah: DPRD Usul Perda Komprehensif, Lindungi Siswa dan Guru!
-
Jadwal Lengkap Waktu Buka Puasa atau Azan Magrib di Jogja Hari Ini 26 Februari 2026
-
Gitar dan Pikiran Kritis: Mengenang John Tobing, Sahabat Karib yang Menjadi 'Suara' Demonstran
-
Jelang Hari Raya, Pengawasan Pangan dan Parsel Lebaran di Kota Jogja Diperketat