SuaraJogja.id - Kabar mengejutkan datang dari Chelsea bahwa mereka telah mengakhiri kerjasama dengan Thomas Tuchel sebagai peramu taktik The Blues. Pelatih asal Jerman itu dipecat setelah kekalahan Liga Champions Selasa (6/9/2022) malam dari Dinamo Zagreb.
Sementara itu, di Liga Premier Chelsea berada di peringkat keenam dengan penampilan yang kurang memuaskan, tetapi keputusan itu datang terlepas dari hasil pertandingan kemarin malam.
Dilansir dari TheSun, Kamis (8/9/2022), rencana itu terjadi 100 hari setelah pengusaha Amerika Todd Boehly dan konsorsium Clearlake Capital-nya mengambil alih klub.
Pada saat itu pemilik baru telah membahas visi jangka panjang mereka untuk klub, dengan mengklaim Tuchel tidak secara aktif membuktikan bahwa ia ingin menjadi bagian dari budaya baru The Blues.
Setelah menghabiskan tiga bulan terakhir bekerja sama, muncul keraguan apakah pemilik baru dapat melanjutkan kerjasama dengan pria berusia 49 tahun itu secara efektif.
Perselisihan mulai mencuat sejak tur pra musim Chelsea ke AS. Tuchel diyakini lebih suka bekerja sendiri.
Setelah itu, suasana di dalam klub menjadi tegang, hubungan Tuchel dengan beberapa pemain memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Tuchel diklaim telah meninggalkan skuat tim dalam kegelapan yang menyebabkan kebingungan di antara para pemain.
Pemilik klub sekarang berencana untuk menunjuk pelatih baru untuk jangka panjang, dengan laporan mereka berencana untuk memiliki seorang yang tepat pada akhir pekan.
Chelsea berencana untuk berbicara dengan Brighton tentang ketersediaan Graham Potter untuk menjadi juru taktik baru. Dalam pernyataan klub, Chelsea mengatakan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan transisi.
Baca Juga: Rekomendasi Pelatih Chelsea Setelah Thomas Tuchel Dipecat, Ada 3 Orang, Pilih Mana?
"Atas nama semua orang di Chelsea FC, Klub ingin mengucapkan terima kasih kepada Thomas dan stafnya atas semua upaya mereka selama mereka bersama Klub." Ungkap Todd Boehly
Tuchel telah memiliki tahun yang bagus dan akan dicatat dalam sejarah Chelsea, bahwa dia telah memenangkan Liga Champions, Piala Super dan Piala Dunia Antarklub.
"Ketika kepemilikan baru mencapai 100 hari sejak mengambil alih Klub, dan terus bekerja keras untuk membawa klub maju, pemilik baru percaya ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan transisi ini." Jelas Todd Boehly.
Kontributor : Moh. Afaf El Kurnia
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Perkuat Layanan Lebaran Lewat BRImo, ATM, dan Jaringan Agen BRILink
-
Kuasa Hukum Sri Purnomo Sebut Tuntutan 8,5 Tahun Penjara Bentuk Frustrasi Jaksa
-
Sri Purnomo Dituntut 8,5 Tahun Penjara atas Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman
-
Waspada Longsor hingga Banjir di Sleman: Ini Lokasi Rawan Bencana yang Harus Dihindari Pemudik
-
Hasil Operasi Pekat Progo: Polda DIY Ringkus 65 Tersangka, Sita Ribuan Miras hingga Amankan Mucikari