SuaraJogja.id - Gara-gara desin kursi pakai sofa empuk, penumpang angkot menolak untuk turun. Viral pula seseorang yang heran token listrik cepat habis, ternyata baru tahu akuarium tetangga menumpang. Di sisi lain, Kaesang ikut berkomentar soal Jakarta International Stadium atau JIS.
Sementara itu, terkait batalnya PSSI menggunakan JIS untuk FIFA Matchday, mantan CEO PSS Sleman membongkar kekurangannya. Tak hanya itu, pembaca juga tertarik dengan berita soal PSS Sleman, yang "dibantu" sang mentan mengalahkan Persis Solo. Berikut lima berita SuaraJogja.id yang paling mencuri perhatian pembaca pada Sabtu (10/9/2022) kemarin:
1. Angkot Ini Desain Kursinya Pakai Sofa Empuk, Penumpang Auto Nolak Turun
Sebuah angkot yang diketahui berada di Provinsi Banten menarik perhatian netizen. Sebab desain kursinya merupakan sofa empuk yang bisa buat penumpang lebih nyaman.
Potret angkot tersebut dibagikan akun Instagram @pembasmi.kehaluan.reall berbentuk video 20 detik.
2. Token Listriknya Cepat Habis, Warganet Ini Baru Paham Akuarium Tetangga Pakai Aliran Listriknya
Listrik menjadi kebutuhan pokok untuk aktivitas sehari-hari. Sayangnya masih ada orang yang mencari jalan instan untuk mendapatkan listrik secara gratis, dengan cara mencuri listrik milik orang lain. Parahnya, hal ini terjadi di kehidupan bertetangga.
Kehidupan bertetangga memang dinamis. Terkadang ada pengalaman yang menyenangkan, dan juga sebaliknya. Bahkan lebih parahnya lagi ada tindakan tetangga yang mengarah para perbuatan kriminal pencurian karena mengambil milik tetangganya.
Baca Juga: Timnas Indonesia Batal Main di JIS, Publik Sindir Iwan Bule yang Mau Jadi Gubernur Jabar: #IwanOut
3. PSSI Batal Pakai JIS untuk Gelaran FIFA Matchday, Mantan CEO PSS Sleman Beberkan Sejumlah Kekurangannya
Beberapa waktu lalu, PSSI mengumumkan bahwa Stadion Jakarta International Stadium atau JIS urung memenuhi kelayakan untuk menggelar FIFA Matchday antara Timnas Indonesia kontra Curacao. Kabar itupun kemudian menjadi sorotan termasuk dari mantan CEO PSS Sleman Viola Kurniawati.
Seperti diketahui laga FIFA Matchday antara Timnas Indonesia kontra Curacao akan dihelat sebanyak dua kali yakni pada 24 dan 27 September. JIS yang digadang bakal jadi salah satu venue, batal dipakai.
4. "Dibantu" Sang Mantan Kalahkan Persis Solo, PSS Sleman Kini Bertengger di Peringkat Delapan Klasemen Sementara Liga 1
Berita Terkait
-
Timnas Indonesia Batal Main di JIS, Publik Sindir Iwan Bule yang Mau Jadi Gubernur Jabar: #IwanOut
-
Tarif Angkot di Kota Depok Naik, Ini Rincian Lengkapnya
-
Pasca Kenaikan Harga BBM, Pemkot Depok Resmi Naikkan Tarif Angkot, Cek Daftarnya!
-
Keputusan Kenaikan Tarif Angkot di Kota Bekasi Berada di Tangan Plt Tri Adhianto
-
Diduga Sindir Iwan Bule Sebut Jawa Barat International Stadium, Kaesang Pangarep Dipuji Warganet: Aku Padamu Mas
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi