Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Ilham Baktora
Selasa, 13 September 2022 | 19:51 WIB
Ditpolairud Polda Jambi bersama Polres Tanjab Timur meringkus enam bajak laut yang beraksi di perairan Tanjab Timur, Jambi. ANTARA/HO

SuaraJogja.id - Polisi Jambi meringkus enam perompak atau bajak laut yang meresahkan nelayan di perairan Kuala Lambur Luar, Kecamatan Muaro Sabak, Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Jambi.

Direktur Ditpolairud Polda Jambi Kombes Pol Michael Mumbunan, mengatakan,enam bajak laut tersebut ditangkap pada Jumat (9/9/2022). Mereka ditangkap di kediamannya masing-masing di Tanjung Jabung Timur.

"Kami berhasil mengungkap ini berkat kerja sama dengan Polres Tanjab Timur," ujar Michael, Selasa (13/9/2022).

Kapolres Tanjab Timur AKBP Andi M Ichsan menyatakan enam bajak laut ini memiliki dua peran yang berbeda saat melakukan aksinya merompak korban.

Baca Juga: Uang Hanya Cukup Ganti Modal BBM, Nelayan Keruak Bingung : Enggak Dikerjakan Lapar

"Lima orang yang merompak kapal korban, sedangkan satu orang lainnya menjadi penampung hasil barang curian," katanya lagi.

Adapun identitas enam orang bajak laut yang merompak kapal, yakni RN, SA, MY, HH, BT dan JD.

Dia menjelaskan, waktu kejadian perompakan nelayan oleh para pelaku terjadi pada Selasa (23/8/2022) sekitar pukul 03.30 WIB, di perairan Depan Kuala Lambur Luar dengan korban nama TH, RO, J, HH dan S yang kesemuanya warga Nipah Panjang, Tanjab Timur.

Atas kejadian tersebut, selanjutnya Dirpolairud bersama Polres Tanjab Timur membentuk tim untuk mengungkap kasus perompakan yang berawal dari informasi HC selaku penampung ikan yang telah membeli ikan dari seorang yang bernama RN selaku penadah ikan yang diduga hasil perompakan.

"Dari hasil penyelidikan tim pada hari Jumat, 9 September 2022 pukul 16.00 WIB, tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan terduga pelaku perompakan berinisial SA selaku residivis bersama rekan-rekannya MY, HH, BT, JD dan RN selaku penadah," katanya menjelaskan.

Baca Juga: Nongkrong Bawa Sajam, Pelajar di Imogiri Diamankan Polisi

Dia menerangkan, pelaku SA merupakan ketua bajak laut yang merekrut anggotanya di Kuala Jambi, Kabupaten Tanjab Timur.

Load More