SuaraJogja.id - Adanya dugaan kampanye terselubung oleh salah satu calon lurah Gilangharjo membuat pencairan BLT BBM di Kalurahan tersebut harus ditunda dari penjadwalan yaitu pada Sabtu (10/9/2022) lalu.
Panewu Pandak, Nanang Dwi Atmoko menyebutkan sesuai rencana setelah kejadian tersebut masyarakat Kalurahan Gilangharjo akan menerima BLT BBM pada Sabtu (17/9/2022) mendatang dengan penerima sebanyak 2214 warga. Adapun jumlah tersebut dari 2 batch yaitu batch 1 sebanyak 1843 dan batch 2 sebanyak 371.
"BLT BBM dan sembako rencana akan dibagikan pada Sabtu (17/9/2022), itu malah batch 1 dan base 2 karena kita sudah masuk di batch 2," terangnya, Selasa (13/9/2022).
Nanang mengatakan pencairan BLT tersebut akan dilaksanakan di Kantor Kapanewon Pandak demi menghindari permasalan lainnya yang kemungkinan terjadi.
"Untuk menetralisir supaya tidak terjadi permasalahan lagi, kita sudah tentukan di Kapanewon Pandak," katanya.
Dengan ditundanya pembagian BLT BBM, Kapanewon Pandak harus menarik lagi undangan yang telah disebar pada Jumat (9/9/2022) lalu. Sementara mekanisme pemberian undangan ialah melalui Kalurahan yang kemudian diberikan pada masing-masing Padukuhan dimana pertanggungjawaban berada di tangan pemangku wilayah Padukuhan.
"Undangan sudah di sampai di Kalurahan, sudah di pisah masing-masing Padukuhan nanti akan disalurkan lewat pak dukuh. Kalau ada warga yang menerima undangan kita pertanggungjawabkan pada pak dukuhnya," paparnya.
Pihaknya menambahkan bahwa pemangku wilayah Padukuhan harus netral tanpa adanya kecenderungan mendukung salah satu calon lurah saat membagikan undangan.
"Selama pembagian undangan harus netral. Kalau memang mau memberikan kepentingam harus di Tempat Pemungutan Suara (TPS), itu silahkan," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 24 Feb 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap!
-
Saling Jaga di Tengah Keterbatasan: Rutinitas Kakak Beradik Mencari Rezeki Demi Keluarga Sejak Dini
-
7 Fakta Pencurian Tabung Gas LPG 3 Kg di Jogja: Maling Babak Belur Dihantam Stik Golf
-
Sinergi Lumbung Mataraman dan Badan Gizi Nasional: Petani Punk Gunungkidul Siap Pasok Dapur MBG
-
Dishub Kota Yogyakarta Ingatkan Pasar Ramadan Tetap Prioritaskan Fungsi Jalan